BlackRock CEO Larry Fink likens crypto to ‘digitizing gold’; praises Bitcoin as an ‘international asset’

cryptoslateDipublikasikan tanggal 2023-07-06Terakhir diperbarui pada 2023-07-06

Abstrak

Five years ago, Larry Fink said BlackRock would not consider dealing in crypto until it was 'legitimate'; its Bitcoin ETF applications beg the question if the world's largest asset manager considers that threshold met.

Larry Fink, CEO of BlackRock, liked cryptocurrencies—and Bitcoin and particular—to “digitizing gold” while praising Bitcoin as an “international asset” in an interview with Fox Business today.

Said Fink:

“Bitcoin is not based on any one currency, and so it can represent an asset that people can play as an alternative. It’s digitalizing gold in many ways. Instead of investing in gold as a hedge against the onerous problems of any one country or the devaluation of your currency of whatever country you’re in, Bitcoin is an international asset.”

The perspective contrasts with Fink’s comments at the New York Times Dealbook Conference in 2018. At the time, he expressed caution about the cryptocurrency industry, stating that it needed time to mature and become “legitimate” before BlackRock would consider trading crypto assets or launching crypto-based ETFs.

Fink also voiced concerns at the time about the lack of regulation and backing for crypto-assets, suggesting that they would need to be backed by a government before BlackRock would get involved.

Fast forward to today, and BlackRock finds itself at the forefront of efforts to synthesize crypto markets with more traditional ones. In June, the company filed plans with the U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) to create a spot Bitcoin ETF through its iShares subsidiary.

The filing marked a significant shift in the financial landscape, as no spot Bitcoin ETF has ever been approved by the SEC due to concerns over market manipulation and lack of oversight on many cryptocurrency exchanges. Despite these challenges, BlackRock’s move has triggered a wave of institutional interest, with a survey by Laser Digital revealing that 96% of professional investors are keen to invest in crypto.

Fink’s recent comments and BlackRock’s ongoing efforts signal a growing acceptance of cryptocurrency within the financial sector.

While the path to SEC approval for a spot Bitcoin ETF remains uncertain, Fink’s shift in perspective from five years ago underscores the rapid evolution of the cryptocurrency landscape. His comments today reflect a belief in the potential of Bitcoin as an international asset, unanchored to any one country, and a tool for investment in a better tomorrow. It  begs the question if BlackRock’s moves this summer signal that it now considers cryptocurrency “legitimate.”

Bacaan Terkait

Waspadalah terhadap Memecoin Baru: Pengembang BNB Mengumumkan Niat untuk Menuntut!

BNB Chain menyatakan tidak memiliki hubungan apa pun dengan memecoin ASTEROID yang dibuat oleh mantan karyawan. Perusahaan mengklaim individu tersebut membuat kunci pribadi baru menggunakan frasa benih yang diakses tanpa izin dan merilis token dari alamat dompet yang sama. Cerita bermula dari token TST yang diluncurkan sebelumnya. Menurut BNB Chain, saat masih bekerja di perusahaan, mantan karyawan itu membuat alamat dompet baru menggunakan dompet tes resmi untuk membuat video tutorial dan meluncurkan token TST melalui alamat tersebut. Disebutkan bahwa mantan karyawan, yang tetap memiliki akses tidak sah ke frasa benih tersebut setelah keluar dari perusahaan, menggunakan informasi ini untuk membuat kunci pribadi baru. Alamat yang sama juga digunakan pada 1 Agustus di jaringan BNB Chain untuk mendistribusikan koin meme baru bernama Asteroid. Dilaporkan, nilai pasar token ASTEROID sempat melonjak hingga $10 juta dalam empat jam pertama setelah peluncuran. BNB Chain menekankan bahwa altcoin ASTEROID tidak dibuat, diizinkan, atau dipromosikan oleh perusahaan. Mereka juga menyatakan tidak mengontrol token atau alamat dompet terkait, dan proyek tersebut tidak didukung oleh BNB Chain. Dalam pernyataannya, BNB Chain mengumumkan telah memulai proses hukum terhadap mantan karyawan tersebut dan bekerja sama dengan otoritas terkait mengenai masalah ini. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru1j yang lalu

Waspadalah terhadap Memecoin Baru: Pengembang BNB Mengumumkan Niat untuk Menuntut!

cryptonews.ru1j yang lalu

Goldman Sachs: Juli Menghancurkan Perdagangan Padat, Pasar Bull AS Tak Terputus Tapi Lebih Sulit

Menurut analisis Goldman Sachs, pasar saham AS pada Juli mengalami koreksi yang lebih didorong oleh penyesuaian posisi (deleveraging) ketimbang keruntuhan indeks utama. Meskipun S&P 500 relatif stabil (hanya turun <2% dari puncak), terjadi gejolak besar di bawah permukaan. Transaksi yang sebelumnya padat dan digerakkan momentum—seperti saham AI, teknologi berkecepatan tinggi, dan strategi Asia—mengalami tekanan likuiditas dan penjualan besar-besaran. Leverage pada sektor teknologi global turun ke level terendah dalam lima tahun terakhir, dan eksposur terhadap momentum berada pada persentil ke-28 dalam satu tahun terakhir. Perdebatan utama pada saham AI bergeser dari narasi menuju keberlanjutan profitabilitas, dengan kinerja perusahaan cloud seperti Microsoft dan Amazon yang lebih baik meredam kekhawatiran. Komunikasi Federal Reserve yang lebih hati-hati dan tekanan pada imbal hasil obligasi jangka panjang menambah ketidakpastian. Secara keseluruhan, dasar fundamental pasar saham AS masih solid didukung ekonomi dan pengeluaran modal AI, namun elastisitas kenaikan telah melemah. Tren bull market belum berakhir, tetapi periode ke depan akan lebih fluktuatif dan menuntut selektivitas yang lebih tinggi, bukan sekadar "beli dan tahan". Juli menjadi pengingat bahwa pasar tidak memberi imbalan untuk posisi yang terlalu padat dan leverage berlebihan.

marsbit4j yang lalu

Goldman Sachs: Juli Menghancurkan Perdagangan Padat, Pasar Bull AS Tak Terputus Tapi Lebih Sulit

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片