一文解读3月3日加密市场大跌消息背景

重本聪聪Dipublikasikan tanggal 2023-03-03Terakhir diperbarui pada 2023-03-10

Abstrak

Silvergate真的会存在暴雷问题么?

3月3日早间9时左右,比特币出现快速下跌,15分钟内跌幅超5%,市场整体同步下行。据火必行情,BTC最低报21970美元,ETH最低报1529美元。

其中有三条消息大家需要重点关注:加密友好银行Silvergate出现经营危机股价大跌;FTX确认有89亿美元的客户资金已丢失;美SEC主席起草新规则,加密交易平台的资金托管需要得到监管。

3月2日晚间,美股上市公司、加密友好银行Silvergate宣布亏损可能会使运营资金不足,其正在评估自身持续经营的能力。Silvergate股价随即暴跌,当日跌幅超57%,较历史最高价下跌超95%。

Silvergate Bank成立于1988年。2014年1月,Silvergate成为第一批愿意为加密货币交易开设账户的银行之一。据悉,该银行已经服务了750个加密货币交易平台。2022年三季度,Silvergate的实时支付系统Silvergate Exchange Network存有120亿美元的存款,其中包括所有主要的加密货币交易所和1000多个机构投资者。

在Silvergate股价下跌后,加密市场相关机构纷纷表态撇清关系,目前为止表态的公司如下。

Coinbase、Galaxy Digital、Crypto.com、Bitstamp、Gemini、Circle宣布停止合作;

MicroStrategy、Tether、Paxos表示没有资金往来;

摩根大通和Canaccord下调Silvergate股票评级。

但Silvergate真的会存在暴雷问题么?

Silvergate是正规的美股上市公司,会定期公开财务报表。而且它是一家银行,加密资产相关的主要是建立法币和加密货币的支付通道,以及存款。与三箭资本或FTX相比,Silvergate的透明度要高的多,而且业务清晰。即使暴雷,也不会产生纯加密机构暴雷那么大的影响。目前主要的问题是加密机构在其中的存款会不会受到影响。但从经验判断,交易所和加密机构会把大笔资金放在银行么?

另外一个关于FTX的消息则并未得到市场重视,但从下跌时点上看则非常吻合。

北京时间3月3日早上9点15分,华尔街日报发布消息称,FTX存在89亿美元财务赤字,这是FTX首次明确自己的资金状况。FTX实际公布自己财务情况的时间则是3月3日凌晨2点40分,当时市场并未反应,直到早间媒体报道,并扩散到华语市场后,才出现大跌。

这里有个标题党的文字问题,华尔街日报的标题使用的是“FTX丢失89亿美元”,而实际上是FTX财务的缺口有什么这么多,而且是大部分钱被Alameda Research LLC借走了。如果真是被盗丢了89亿美元,那问题确实非常严重。

即使这样,FTX糟糕的财务状况也引发了市场担忧。

最后一个消息来自监管压力。

3月3日,美国SEC主席Gary Gensler在SEC官网发文表示,其人已加入投资者咨询委员会。该委员会近期提交了一项新的投资顾问保护规则。该规则根据国会2010年的规定,将托管规则扩大到涵盖投资者的所有资产,而不仅仅是他们的资金或证券。拟议规则还将要求顾问和托管方之间达成书面协议,增加对外国机构担任托管方的要求,并将保障规则明确扩展至全权委托交易。

Gary Gensler在文章中强调,根据加密货币交易和借贷平台的一般运作方式,加密交易平台今后将不再能依托投资顾问的角色而成为合格托管方。要成为新规则下的合格托管人,平台需要确保所有资产都得到妥善隔离,接受公共会计师的年度审计,并采取其他透明度措施。

意思就是加密交易平台如果存放客户资产则必须增加透明度,接受监管,否则加密资产不能存放在交易平台上。虽然法规还正在起草,到具体执行还有很长时间,但这是一种监管收紧的态度,在熊市下对交易平台非常不利。

重本聪认为,以上三条消息共同作用,最终导致了今日市场下跌。

后续的关注点,FTX的资金缺口已成定局,市场预期已经在价格上反应过了,今日只是一时恐慌罢了。Silvergate则需要重点关注,到底有没有雷,有多大的资金量受到影响,如果小概率出现意外,影响金额较大,可能会再次引发机构暴雷,打开更深的下跌空间。SEC监管影响的只是长期走势,靴子落地还早。

Bacaan Terkait

Dunia Kripto Sudah Mati, Perp Abadi

Industri kripto sedang mengalami pergeseran besar: dari fokus pada penerbitan aset asli (seperti altcoin dan token) menjadi infrastruktur global untuk memperdagangkan aset tradisional. Artikel ini membahas bagaimana aset kripto asli kehilangan daya tarik dibandingkan aset dunia nyata seperti saham AS, emas, dan minyak, yang kini semakin banyak dihadirkan di blockchain. Poin-poin kunci termasuk: * Fungsi blockchain yang paling terbukti adalah sebagai saluran transfer dan penyelesaian global yang efisien, seperti yang ditunjukkan oleh stabilitas USDT/USDC. * Altcoin (aset asli) kesulitan bersaing dengan aset tradisional yang memiliki arus kas nyata dan siklus teknologi AI yang kuat. * Ethereum dan DeFi kehilangan narasi "alam semesta aset asli" dan menjadi lebih seperti infrastrukstur dasar. * Hyperliquid disebut sebagai contoh sukses yang memanfaatkan momen tepat dengan menghadirkan perdagangan kontrak berjangka (Perp) terdesentralisasi yang menyerupai Bursa Terpusat (CEX), terutama setelah peristiwa ketidakpercayaan terhadap CEX dan lonjakan minat pada aset makro. * Kontrak Berjangka (Perp) dipuji sebagai inovasi terbesar kripto. Ini menyederhanakan kepemilikan aset kompleks menjadi eksposur terhadap pergerakan harga, memungkinkan perdagangan 24/7, global, dan tanpa izin untuk hampir semua aset. * Kesimpulannya, era "pabrik aset baru" crypto telah berakhir. Masa depannya terletak pada menjadi lapisan transaksi yang efisien untuk aset dunia lama, dengan kontrak berjangka (Perp) sebagai produk intinya.

marsbit33m yang lalu

Dunia Kripto Sudah Mati, Perp Abadi

marsbit33m yang lalu

Tencent, Alibaba, ByteDance, Bertarung di Toko Skill

Skill kini menjadi kata kunci populer di bidang AI, berfungsi seperti "manual operasi" untuk AI Agent yang berisi instruksi terstruktur. Platform distribusi Skill, atau "toko Skill", telah diluncurkan oleh raksasa teknologi seperti Tencent, Alibaba, dan ByteDance, serta perusahaan seperti Zhipu, Meituan, dan Xiaohongshu. Perang toko Skill ini adalah perebutan pintu masuk aliran pengguna di era AI. Ada tiga jenis pemain dengan strategi berbeda: perusahaan internet besar menggunakan toko Skill untuk menarik pengguna dan menghasilkan pendapatan dari layanan ekosistem (seperti komputasi awan atau transaksi); perusahaan model AI besar memanfaatkannya untuk mempertahankan pengguna dan meningkatkan pemanggilan model; platform konten seperti Xiaohongshu memperlakukan Skill sebagai jenis konten baru untuk mendapatkan lalu lintas dan iklan. Namun, bisnis toko Skill menghadapi beberapa tantangan. Skill sulit dinilai harganya karena hasilnya tidak konsisten di berbagai model atau konteks. Konsumsi token yang tidak transparan, risiko keamanan seperti Skill berbahaya, dan kurangnya protokol standar juga menjadi kendala. Saat ini, hanya ByteDance yang mencoba fitur berbayar, sementara platform lain menawarkan Skill gratis. Skill adalah alur kerja yang personal dan sulit distandardisasi, sehingga toko Skill saat ini lebih mirip etalase pajangan daripada pasar yang efektif. Meski ada permintaan nyata untuk Skill berbayar, terutama untuk skenario bisnis atau alat pribadi tertentu, pengembang kesulitan mendistribusikan Skill mereka karena kurangnya sistem evaluasi yang seragam. Perjalanan menuju toko Skill yang matang, seperti App Store, masih panjang.

marsbit34m yang lalu

Tencent, Alibaba, ByteDance, Bertarung di Toko Skill

marsbit34m yang lalu

Industri Kripto Telah Mati, Perp Abadi

Dunia crypto sedang mengalami pergeseran besar: dari era penciptaan aset asli (seperti altcoin dan token) menuju menjadi saluran untuk aset tradisional. Narasi lama tentang menciptakan sistem keuangan atau aset baru telah memudar. Alih-alih, perhatian dan likuiditas kini tersedot ke aset-aset seperti saham AS (misalnya, Nvidia), obligasi, emas, dan minyak yang dihadirkan di dalam blockchain. Artikel ini berpendapat bahwa fungsi utama blockchain yang terbukti secara luas bukanlah penyimpan nilai atau tata kelola yang kompleks, melainkan transfer, penyelesaian (settlement), dan perdagangan aset secara global. Stablecoin (seperti USDT/USDC) adalah contoh sukses pertama: mereka tidak menggantikan dolar, tetapi membuatnya lebih efisien bersirkulasi di rantai. Aset asli crypto (altcoin) kini menghadapi tantangan berat, terjepit di antara aset tradisional yang memiliki arus kas dan penilaian global dengan siklus teknologi AI yang memiliki narasi masa depan dan produk nyata. Ethereum dan DeFi juga menghadapi tekanan serupa karena kehilangan narasi "dunia aset asli" yang dulu mendukungnya. Menurut penulis, masa depan industri terletak pada menjadi lapisan infrastruktur atau "API baru" untuk keuangan tradisional — memungkinkan aset-aset ini diperdagangkan 24/7, secara global, dengan likuiditas yang dalam, dan tanpa izin. Inovasi kunci yang memungkinkan hal ini adalah **kontrak perpetual (Perp)**. Kontrak perpetual disorot sebagai penemuan paling brilian dan berbahaya di crypto. Ini menyederhanakan kepemilikan aset yang kompleks (seperti saham) menjadi eksposur terhadap pergerakan harganya saja, menghindari masalah kepatuhan, penahanan aset dasar, dan jam perdagangan yang terbatas. Meski berisiko tinggi dan dapat memicu keserakahan, Perp menciptakan efisiensi penemuan harga dan likuiditas yang belum pernah ada sebelumnya. Hyperliquid disebut sebagai contoh proyek yang berhasil memanfaatkan momen ini dengan menghadirkan pengalaman perdagangan aset global (termasuk saham AS) via Perp yang terdesentralisasi, menangkap gelombang perpindahan kepercayaan dari bursa terpusat dan permintaan untuk perdagangan aset makro 24/7. Kesimpulannya, era "crypto asli" sebagai pabrik aset baru mungkin telah berakhir. Masa depan industri adalah sebagai infrastruktur perdagangan global untuk aset-aset yang sudah mapan, dengan kontrak perpetual sebagai intinya. "Dunia crypto telah mati, Perp abadi."

Odaily星球日报43m yang lalu

Industri Kripto Telah Mati, Perp Abadi

Odaily星球日报43m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片