Shiba Inu Comes Back with Massive 30% Spike in March, Whales' Transactions Increase by 349%

u.todayDipublikasikan tanggal 2022-03-30Terakhir diperbarui pada 2022-03-29

Abstrak

Shiba Inu once again disrupts the cryptocurrency market with a strong comeback on the scene in March.

Shiba Inu once again disrupts the cryptocurrency market with a strong comeback on the scene in March. Since the lowest trading point in March, SHIB has gained around 30%, which caused an immediate reaction among whales that started actively moving their funds, according to TradingView.
As the Shiba Inu chart suggests, the asset is currently moving in a 25% rally for the last two weeks, showing that risk-on tendencies have returned to the market. We should also point out that SHIB trading volume also saw a major spike on March 28, which made the day the most intense trading one in the last month.

Shiba Inu Chart

Source: TradingView It is also noticeable that the number of large transactions made by whales increased by almost 350% which is a mind-blowing number for a relatively small-cap altcoin like Shiba Inu. Despite the absence of major buying power, whales are most likely redistributing funds to sell or buy additional SHIB tokens.
Shiba Inu technical indicators
Previously, because of the absence of almost any kind of volatility on Shiba Inu tokens, it was relatively hard to use various technical analysis tools; hence, the majority of market participants were unable to properly use this method of price movement prediction and analysis.
But thanks to increased volatility, indicators like the Relative Strength Index and Moving Averages became useful again. According to data provided by indicators, Shiba Inu's spike in volatility was followed by the tightening of various moving averages, including 50- and 200-day lines.
As for the RSI, the indicator's value reached 65, which puts the token close to the "overbought zone," which quite often becomes a reason for a price reversal. At press time, Shiba Inu trades at $0.00002759 with a 4% price increase in the last 24 hours.

Bacaan Terkait

Mendesak, Alibaba Larang Penggunaan Claude Secara Total, Mulai 10 Juli Harus Diuninstall

Dari artikel berjudul "Ali secara Komprehensif Melarang Penggunaan Claude, Mulai Uninstall pada 10 Juli": Ali Baba baru saja mengeluarkan pemberitahuan internal yang secara komprehensif melarang penggunaan semua produk Anthropic, termasuk Claude Sonnet, Opus, Fable, dan Claude Code, efektif mulai 10 Juli. Larangan ini diambil karena alasan keamanan setelah Claude Code versi 2.1.91 (rilis April 2026) ditemukan menyematkan mekanisme deteksi pengguna tersembunyi. Mekanisme tersebut diam-diam memeriksa zona waktu sistem (seperti Asia/Shanghai) dan alamat proxy/API pengguna untuk kata kunci terkait perusahaan teknologi dan AI Tiongkok seperti Ali, ByteDance, dan Baidu. Jika terdeteksi, alat ini secara diam-diam memodifikasi prompt sistem (misalnya, mengubah format tanggal atau mengganti karakter apostrof dengan karakter Unicode khusus) sebagai penanda untuk dikirim kembali ke server Anthropic. Kode intinya dienkripsi dan disembunyikan, tidak disebutkan dalam log pembaruan. Setelah mekanisme ini terungkap di komunitas pengembang, tim Claude Code mengakui ini sebagai langkah "eksperimental" dan mengklaim telah menghapusnya dalam versi terbaru per 2 Juli. Namun, insiden ini dianggap sebagai pelanggaran kepercayaan yang serius bagi perusahaan yang mempercayakan kode intinya pada alat ini. Larangan Ali ini menandai pergeseran sikap dari perusahaan teknologi Tiongkok terkemuka, dari "mengadopsi" alat luar menjadi memprioritaskan keamanan dan ketergantungan pada solusi yang dapat diperiksa dan dikendalikan sendiri, seperti pengkodean AI internal mereka Qoder. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan gelombang pemblokiran akun pengguna Tiongkok oleh Anthropic yang banyak dikeluhkan.

marsbit36m yang lalu

Mendesak, Alibaba Larang Penggunaan Claude Secara Total, Mulai 10 Juli Harus Diuninstall

marsbit36m yang lalu

Seberapa Jauh Lagi Kita dari Akhir Bearish Cryptocurrency?

Menurut artikel ini, pasar bear crypto saat ini ditandai dengan beberapa indikator negatif utama. Indeks Premium Bitcoin Coinbase telah berada di zona negatif selama 46 hari berturut-turut, rekor terpanjang. Aksi jual Bitcoin oleh perusahaan seperti MicroStrategy (disebut sebagai "Strategy" dalam teks) pada akhir Mei memicu penurunan harga lebih lanjut, dengan BTC bahkan sempat jatuh di bawah $58,000. Analis menyebutkan bahwa Bitcoin telah跌破 200-week moving average, sebuah sinyal konfirmasi pasar bear. Beberapa prediksi awal mengenai akhir bear market, seperti dari CryptoQuant, BIT, dan K33, ternyata belum akurat karena harga terus turun. Kerugian bagi pemegang jangka panjang (long-term holders) BTC dan ETH semakin meluas. Harga saham preferen STRC MicroStrategy sempat terdevaluasi jauh dari nilai nominal $100, meski kemudian sedikit pulih setelah pengumuman program buyback. Mengenai kapan bear market akan berakhir, terdapat beberapa perkiraan. Yi Lihua memperkirakan Juli-Agustus sebagai waktu terbaik untuk akumulasi. Jiang Zhu'er memprediksi BTC akan mencapai dasar antara $42.000-$44.000 pada Oktober-Desember. Indikator harga seperti 4-year moving average dan 200-week moving average heatmap juga dianalisis. Secara kesimpulan, tanpa stimulus eksternal yang kuat, bear market ini diperkirakan masih akan berlanjut setidaknya selama 2-3 bulan ke depan, dengan periode akhir September hingga awal Oktober menjadi jendela kritis untuk mengamati potensi pemulihan.

marsbit44m yang lalu

Seberapa Jauh Lagi Kita dari Akhir Bearish Cryptocurrency?

marsbit44m yang lalu

Seberapa Jauh Lagi Kita dari Akhir Bear Market Kripto?

**Berapa Lama Lagi Sampai Berakhirnya Bear Market Kripto?** Pasar kripto masih berada dalam cengkeraman bearish. Indeks Premium Bitcoin Coinbase telah mencatat rekor negatif terpanjang selama 46 hari berturut-turut (3 Juli), mencerminkan tekanan jual yang kuat. Harga BTC sempat menyentuh level terendah di sekitar $59,100, dengan lebih dari 1 juta BTC dalam kondisi rugi. Awal bearish ini dipicu oleh aksi penjualan BTC oleh MicroStrategy pada akhir Mei, yang mematahkan sentimen pasar. Analis menyebut pelanggaran terhadap *200-week moving average* sebagai konfirmasi fase bear market. Prediksi beberapa lembaga tentang akhir siklus bearish di sekitar $53,600 atau selama Piala Dunia 2026 terbukti prematur. Indikator lain seperti pelepasan *stablecoin* STRK dari patokan $100 dan kerugian yang meluas di kalangan *holder* jangka panjang BTC & ETH memperkuat gambaran pasar yang suram. Meskipun ada rencana buyback dari MicroStrategy, tekanan jual dari ETF Bitcoin AS terus berlanjut. Mengenai waktu berakhirnya, beberapa pendapat muncul: * **Yi Lihua** (TrendResearch): Juli-Agustus bisa menjadi waktu terbaik untuk akumulasi. * **Jiang Zhuó'ěr** (B.TOP): Memperkirakan dasar terbentuk pada Oktober-Desember di kisaran $42.000-$44.000. * **Analisis Teknis:** Indeks harga 4-tahun rata-rata BTC mendekati 1, dan harga masih di bawah *200-week MA*, mengisyaratkan potensi area dasar. Kesimpulannya, tanpa stimulus eksternal yang kuat, bear market diperkirakan masih akan berlanjut selama 2-3 bulan ke depan. Periode akhir September hingga awal Oktober akan menjadi jendela kritis untuk mengamati apakah pemulihan dapat dimulai. Kembalinya Indeks Premium Coinbase ke zona positif mungkin membutuhkan kenaikan BTC mendekati $77.000.

Odaily星球日报51m yang lalu

Seberapa Jauh Lagi Kita dari Akhir Bear Market Kripto?

Odaily星球日报51m yang lalu

Saham Semikonduktor Jatuh, Anthropic Justru Ingin Membuat Chip 2nm

Anthropic dilaporkan telah memulai pekerjaan awal untuk mengembangkan chip AI buatannya sendiri, dan berencana menggunakan teknologi manufaktur 2nm dan *advanced packaging* terdepan dari Samsung. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi operasional model AI Claude, khususnya dalam tugas *inference*, guna mengurangi biaya komputasi yang sangat besar. Kemitraan ini tidak terlepas dari investasi strategis Samsung dalam putaran pendanaan Anthropic sebelumnya. Samsung, yang selama ini tertinggal dari TSMC di bisnis *foundry*, melihat peluang untuk merebut pelanggan besar seperti Anthropic di tengah permintaan chip AI yang tinggi dan keterbatasan kapasitas TSMC. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya besar Korea Selatan, termasuk investasi ratusan miliar dolar, untuk mendominasi industri semikonduktor. Meski merencanakan chip sendiri, Anthropic tetap sangat bergantung pada berbagai pemasok eksternal. Perusahaan ini memiliki komitmen jangka panjang dan investasi besar dengan Amazon Web Services (AWS) untuk akses ke chip Trainium dan dengan Google untuk akses ke Tensor Processing Unit (TPU). Mereka juga menyewa kapasitas besar dari kluster komputasi milik xAI yang menggunakan GPU Nvidia. Strategi multi-pemasok ini digunakan untuk mendiversifikasi risiko. Analis mencatat bahwa tren desain chip khusus justru mempererat interdependensi dalam rantai pasokan global, di mana lab AI AS, pabrikan chip Asia seperti Samsung, dan Nvidia saling terkait. Meski banyak perusahaan mencoba alternatif, Nvidia masih mendominasi pasar chip inferensi AI dengan pangsa sekitar 74%, dan posisinya tetap kuat dalam jangka pendek. Keputusan Anthropic untuk merancang chip sendiri masih dalam tahap sangat awal dan mungkin tidak dilanjutkan.

链捕手1j yang lalu

Saham Semikonduktor Jatuh, Anthropic Justru Ingin Membuat Chip 2nm

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片