Judul Asli:The Big Thing: We Are In A World War That Isn』t Going To End Anytime Soon
Penulis Asli:Ray Dalio
Kompilasi Asli:Peggy,BlockBeats
Catatan Editor: Ketika pasar masih berputar di sekitar pertanyaan jangka pendek seperti "Berapa lama konflik akan berlangsung" dan "Seberapa tinggi harga minyak akan naik", artikel ini mencoba menarik perspektif kembali ke skala waktu yang lebih panjang. Pendiri Bridgewater Associates Ray Dalio percaya bahwa serangkaian konflik regional saat ini sedang menyatu menjadi sebuah "konflik tingkat dunia" yang belum secara jelas dinamai, dengan logika evolusi yang lebih mendekati tahapan siklus menjelang malam perang besar dalam sejarah.
Melalui perspektif "Siklus Besar", artikel ini memecah situasi saat ini menjadi serangkaian perubahan struktural yang terjadi bersamaan: realignment blok, eskalasi konflik perdagangan dan modal, jalur kunci yang "dijadikan senjata", konflik multi-teater yang berlangsung paralel, serta tekanan bertahap pada politik domestik dan sistem keuangan. Dalam kerangka ini, konflik AS-Iran bukan lagi hanya masalah Timur Tengah, tetapi menjadi sebuah pintu masuk untuk mengamati rekonfigurasi tatanan global—bagaimana hal itu mempengaruhi kepercayaan sekutu, alokasi sumber daya, dan pengambilan keputusan strategis, yang kemudian meluap ke wilayah yang lebih luas seperti Asia dan Eropa.
Yang lebih perlu diperhatikan adalah, artikel ini berulang kali menekankan sebuah variabel yang terabaikan: kemenangan perang tidak ditentukan oleh kekuatan absolut, tetapi oleh kemampuan masing-masing pihak untuk menahan konsumsi jangka panjang. Penilaian ini mengalihkan analisis dari "siapa yang lebih kuat" menjadi "siapa yang bisa bertahan lebih lama", dan juga menempatkan AS pada posisi yang lebih kompleks—sebagai negara terkuat saat ini, tetapi juga pihak yang paling "terlalu terbentang" dalam komitmen globalnya.
{"@context":"https://schema.org","@type":"FAQPage","mainEntity":[{"@type":"Question","name":"Menurut Ray Dalio, mengapa dunia sedang memasuki siklus perang yang tidak akan segera berakhir?","acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Ray Dalio berpendapat bahwa dunia sedang memasuki siklus perang yang tidak akan segera berakhir karena serangkaian konflik regional (seperti Rusia-Ukraina, Israel-Gaza, Yaman, dan AS-Iran) serta perang non-tempur (perdagangan, ekonomi, teknologi) saling terhubung dan membentuk dinamika perang global yang khas, mirip dengan Perang Dunia sejarah. Konflik-konflik ini saling mempengaruhi dan diperparah oleh perubahan struktural seperti pembentukan aliansi, penguatan jalur perdagangan, dan tekanan finansial."}},{"@type":"Question","name":"Apa saja lima kekuatan besar (big forces) yang menggerakkan 'siklus besar' menurut Dalio?","acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Lima kekuatan besar yang menggerakkan 'siklus besar' menurut Dalio adalah: 1) Siklus besar uang, utang, dan ekonomi dalam tatanan dan ketidakteraturan moneter; 2) Kerusakan tatanan politik dan sosial akibat kesenjangan kekayaan dan perpecahan nilai; 3) Kerusakan tatanan regional dan global akibat kesenjangan kekayaan dan perpecahan nilai; 4) Kemajuan teknologi besar yang digunakan untuk tujuan damai dan perang, serta gelembung finansial yang menyertainya; 5) Peristiwa alam seperti kekeringan, banjir, dan pandemi."}},{"@type":"Question","name":"Mengapa Dalio menilai bahwa kemenangan dalam perang lebih ditentukan oleh kemampuan menahan penderitaan daripada kekuatan absolut?","acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Dalio berargumen bahwa kemenangan dalam perang tidak ditentukan oleh kekuatan absolut, tetapi oleh kemampuan suatu negara untuk menahan penderitaan lebih lama, karena perang tidak dimenangkan dengan melemahkan musuh melainkan ketika musuh menyerah. Sejarah (seperti perang Korea, Vietnam, Irak, dan Afghanistan) menunjukkan bahwa AS, meskipun paling kuat, adalah negara yang paling rentan dalam menahan penderitaan jangka panjang karena keterlibatan globalnya yang berlebihan dan kurangnya dukungan publik domestik."}},{"@type":"Question","name":"Apa saja contoh konflik potensial yang diidentifikasi Dalio dan bagaimana probabilitasnya dalam 5 tahun ke depan?","acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Dalio mengidentifikasi beberapa konflik potensial: 1) Perang Iran-AS-Israel (sudah berlangsung, terus meningkat); 2) Perang langsung Ukraina-NATO-Rusia (probabilitas 30-40%); 3) Perang terkait Korea Utara (probabilitas 40-50%); 4) Konflik Laut China Selatan-Filipina-China-AS (probabilitas 30%). Secara keseluruhan, probabilitas setidaknya satu konflik terjadi dalam 5 tahun ke depan lebih dari 50%."}},{"@type":"Question","name":"Bagaimana Dalio menggambarkan pergeseran tatanan dunia dari perspektif 'siklus besar'?","acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Dalio menggambarkan bahwa tatanan dunia telah bergeser dari tatanan yang dipimpin AS dan sekutunya (seperti G7) berbasis aturan multilateral, menjadi tatanan tanpa kekuatan dominan tunggal yang lebih mengikuti prinsip 'kekuatan adalah kebenaran' (might makes right). Dunia sekarang lebih menyerupai tatanan pra-1945 dalam sejarah, yang berarti akan ada lebih banyak konflik karena tidak ada penjaga tatanan yang jelas."}}]} QMenurut Ray Dalio, mengapa dunia sedang memasuki siklus perang yang tidak akan segera berakhir? ARay Dalio berpendapat bahwa dunia sedang memasuki siklus perang yang tidak akan segera berakhir karena serangkaian konflik regional (seperti Rusia-Ukraina, Israel-Gaza, Yaman, dan AS-Iran) serta perang non-tempur (perdagangan, ekonomi, teknologi) saling terhubung dan membentuk dinamika perang global yang khas, mirip dengan Perang Dunia sejarah. Konflik-konflik ini saling mempengaruhi dan diperparah oleh perubahan struktural seperti pembentukan aliansi, penguatan jalur perdagangan, dan tekanan finansial. QApa saja lima kekuatan besar (big forces) yang menggerakkan 'siklus besar' menurut Dalio? ALima kekuatan besar yang menggerakkan 'siklus besar' menurut Dalio adalah: 1) Siklus besar uang, utang, dan ekonomi dalam tatanan dan ketidakteraturan moneter; 2) Kerusakan tatanan politik dan sosial akibat kesenjangan kekayaan dan perpecahan nilai; 3) Kerusakan tatanan regional dan global akibat kesenjangan kekayaan dan perpecahan nilai; 4) Kemajuan teknologi besar yang digunakan untuk tujuan damai dan perang, serta gelembung finansial yang menyertainya; 5) Peristiwa alam seperti kekeringan, banjir, dan pandemi. QMengapa Dalio menilai bahwa kemenangan dalam perang lebih ditentukan oleh kemampuan menahan penderitaan daripada kekuatan absolut? ADalio berargumen bahwa kemenangan dalam perang tidak ditentukan oleh kekuatan absolut, tetapi oleh kemampuan suatu negara untuk menahan penderitaan lebih lama, karena perang tidak dimenangkan dengan melemahkan musuh melainkan ketika musuh menyerah. Sejarah (seperti perang Korea, Vietnam, Irak, dan Afghanistan) menunjukkan bahwa AS, meskipun paling kuat, adalah negara yang paling rentan dalam menahan penderitaan jangka panjang karena keterlibatan globalnya yang berlebihan dan kurangnya dukungan publik domestik. QApa saja contoh konflik potensial yang diidentifikasi Dalio dan bagaimana probabilitasnya dalam 5 tahun ke depan? ADalio mengidentifikasi beberapa konflik potensial: 1) Perang Iran-AS-Israel (sudah berlangsung, terus meningkat); 2) Perang langsung Ukraina-NATO-Rusia (probabilitas 30-40%); 3) Perang terkait Korea Utara (probabilitas 40-50%); 4) Konflik Laut China Selatan-Filipina-China-AS (probabilitas 30%). Secara keseluruhan, probabilitas setidaknya satu konflik terjadi dalam 5 tahun ke depan lebih dari 50%. QBagaimana Dalio menggambarkan pergeseran tatanan dunia dari perspektif 'siklus besar'? ADalio menggambarkan bahwa tatanan dunia telah bergeser dari tatanan yang dipimpin AS dan sekutunya (seperti G7) berbasis aturan multilateral, menjadi tatanan tanpa kekuatan dominan tunggal yang lebih mengikuti prinsip 'kekuatan adalah kebenaran' (might makes right). Dunia sekarang lebih menyerupai tatanan pra-1945 dalam sejarah, yang berarti akan ada lebih banyak konflik karena tidak ada penjaga tatanan yang jelas. Bienvenue sur HTX.com ! Nous vous permettons d'acheter WAR (WAR) de manière simple et pratique. Suivez notre guide étape par étape pour commencer votre parcours crypto.Étape 1 : Création de votre compte HTXUtilisez votre adresse e-mail ou votre numéro de téléphone pour ouvrir un compte sur HTX gratuitement. L'inscription se fait en toute simplicité et débloque toutes les fonctionnalités.Créer mon compteÉtape 2 : Choix du mode de paiement (rubrique Acheter des cryptosCarte de crédit/débit : utilisez votre carte Visa ou Mastercard pour acheter instantanément WAR (WAR).Solde :utilisez les fonds du solde de votre compte HTX pour trader en toute simplicité.Prestataire tiers :pour accroître la commodité d'utilisation, nous avons ajouté des modes de paiement populaires tels que Google Pay et Apple Pay.P2P :tradez directement avec d'autres utilisateurs sur HTX.OTC (de gré à gré) : nous offrons des services personnalisés et des taux de change compétitifs aux traders.Étape 3 : stockage de vos WAR (WAR)Après avoir acheté vos WAR (WAR), stockez-les sur votre compte HTX. Vous pouvez également les envoyer ailleurs via un transfert sur la blockchain ou les utiliser pour trader d'autres cryptos.Étape 4 : tradez des WAR (WAR)Tradez facilement WAR (WAR) sur le marché Spot de HTX. Il vous suffit d'accéder à votre compte, de sélectionner la paire de trading, d'exécuter vos trades et de les suivre en temps réel. Nous offrons une expérience conviviale aux débutants comme aux traders chevronnés. 533 vues totalesPublié le 2024.12.11Mis à jour le 2026.06.02Questions liées
Lectures associées
Trading
Articles tendance
Comment acheter WAR

Discussions





