OpenAI secara resmi mengumumkan akan menggabungkan Codex ke dalam ChatGPT dalam beberapa minggu ke depan, menandai langkah pertama menuju aplikasi super yang menggabungkan percakapan dan eksekusi. Meski masih memakai nama ChatGPT, esensinya berubah dari alat chat menjadi platform agen yang bertindak. Penggabungan ini didorong oleh kesuksesan Codex yang mencapai 500 juta pengguna aktif mingguan, dengan 20% di antaranya bukan programmer. Codex juga menyumbang 40% pendapatan OpenAI. OpenAI memperkenalkan tiga pembaruan utama: plugin Agen untuk enam peran profesional, fitur Annotations untuk modifikasi langsung, dan Sites untuk mengubah hasil kerja menjadi aplikasi web. Langkah ini merupakan respons terhadap pesaing utama, Anthropic Claude Code, yang memimpin dalam kualitas kode, tetapi Codex unggul dalam aksesibilitas dan efisiensi biaya dengan model GPT-5.5 yang menghemat token. OpenAI berfokus pada peralihan dari era "chat" ke era "agen", di mana ChatGPT berfungsi sebagai basis pengguna, sementara Codex menjadi mesin pertumbuhan. Di masa depan, integrasi dengan browser Atlas diharapkan dapat menciptakan aplikasi super tunggal untuk semua tugas. Di China, perusahaan-perusahaan besar juga berlomba mengembangkan platform agen serupa untuk merebut pintu masuk utama di era AI ini. Intinya, ChatGPT akan tetap menjadi merek, tetapi fungsinya berkembang menjadi platform agen yang lebih otomatis dan eksekutif.
marsbit2026.06.03




