Aerodrome telah membuka periode voting untuk TEA pada 28 Mei, dengan peluncuran mainnet dijadwalkan pada 4 Juni. Artikel ini membahas bagaimana era AI agenik, seperti yang ditunjukkan oleh model Claude Mythos Preview Anthropic dan Google Gemma 4, memungkinkan pembuatan dan eksploitasi kode secara mandiri. Dalam dunia di mana kode berlimpah tetapi kepercayaan langka, diperkenalkan Tea sebagai lapisan kepercayaan (trust layer) untuk perangkat lunak sumber terbuka. Tea berfungsi sebagai protokol terdesentralisasi untuk membuktikan asal-usul (provenance), atribusi, dan verifikasi setiap paket serta dependensi dalam pengembangan perangkat lunak. Dengan meluncur di Aerodrome, venue likuiditas terbesar di Base, TEA akan mendapatkan struktur pasar yang transparan dan dapat diverifikasi secara on-chain sejak awal. Intinya, Tea bertujuan memberikan infrastruktur ekonomi dan verifikasi yang dibutuhkan agar komunitas open source dapat berkembang dengan aman di era di mana kode semakin banyak dihasilkan oleh agen AI.
TheNewsCrypto11天前




