# Artikel Terkait Tatanan Dunia

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Tatanan Dunia", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Dialog dengan Ray Dalio: Saat Ini Berada dalam Gelembung AI, 1% Portofolio Investasi Adalah Bitcoin

Sumber: The Diary Of A CEO Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates yang meramalkan krisis keuangan 2008, memperingatkan bahwa ledakan AI saat ini menunjukkan tanda-tanda klasik gelembung ekonomi yang dapat pecah dan memicu resesi. Dalam wawancara podcast, dia menjelaskan dinamika "siklus besar" yang didorong oleh ketimpangan kekayaan, defisit pemerintah, dan perubahan geopolitik. Dalio mengidentifikasi pola di mana antusiasme berlebihan terhadap teknologi revolusioner baru, seperti AI, menyebabkan harga aset melambung dan pinjaman berlebihan. Ketika kondisi berubah (seperti kenaikan suku bunga atau kebutuhan tunai), gelembung ini dapat pecah, menyebabkan penurunan harga aset, kerugian luas, dan kontraksi ekonomi. Untuk melindungi kekayaan di masa ketidakpastian, Dalio sangat menekankan pentingnya **diversifikasi portofolio**—termasuk saham, obligasi, emas, dan real estat—daripada mengandalkan uang tunai saja. Dia mengungkapkan bahwa sekitar **1% portofolionya adalah Bitcoin**, yang diakuinya sebagai aset keras, tetapi dia lebih menyukai **emas fisik** karena sejarahnya sebagai penyimpan nilai dan aset bebas liabilitas. Mengenai dampak AI, Dalio percaya bahwa teknologi ini akan menggantikan tidak hanya tenaga fisik tetapi juga kemampuan kognitif manusia, berpotensi memperlebar kesenjangan antara pemilik modal dan pekerja. Masa depan akan menguntungkan mereka yang dapat memadukan kecerdasan manusia (seperti emosi dan intuisi) dengan kemitraan AI. Secara geopolitik, Dalio menggambarkan dunia yang memasuki fase "penurunan" dalam tatanan global, dengan Amerika Serikat menghadapi tantangan internal dan eksternal, termasuk konflik seperti di Iran yang mengungkap kelemahannya. Dia memprediksi dunia mungkin menjadi lebih terregionalisasi di masa depan. Secara keseluruhan, kunci untuk navigasi melalui periode kompleks ini adalah pemahaman akan pola sejarah, adaptasi, dan diversifikasi yang cermat.

marsbit2j yang lalu

Dialog dengan Ray Dalio: Saat Ini Berada dalam Gelembung AI, 1% Portofolio Investasi Adalah Bitcoin

marsbit2j yang lalu

Akankah Amerika Serikat Dapat Mempertahankan Kredibilitasnya? 'Tatanan Tribute' ala Ray Dalio

Pendiri Bridgewater, Ray Dalio, menyoroti penurunan kepercayaan terhadap Amerika Serikat dan peningkatan pengaruh China, yang ia gambarkan sebagai potensi tatanan "sistem upeti" modern di Asia. Ia memperingatkan bahwa janji keamanan AS kini dianggap lebih bisa dinegosiasikan, sementara pengaruh ekonomi, keuangan, dan diplomatik China meningkat. Hal ini dapat mendorong negara-negara di kawasan untuk menilai ulang pilihan mereka antara keamanan dari AS dan peluang ekonomi dari China. Fokus utama adalah pada risiko terhadap rantai pasok semikonduktor canggih, terutama chip AI, yang lebih dari 90%-nya diproduksi di wilayah Asia Timur. Ketidakpastian kebijakan AS, ketegangan geopolitik, atau kemajuan China dalam swasembada semikonduktor dapat memicu volatilitas aset terkait, bahkan sebelum terjadi peristiwa ekstrem. Dalio menekankan bahwa tekanan paling efektif dalam dinamika baru ini seringkali bersifat tidak langsung—melalui ekonomi, keuangan, dan diplomasi—bukan konflik terbuka. Investor perlu memperhatikan bahwa perubahan dalam tatanan regional ini mungkin pertama kali tercermin dalam fluktuasi pasar modal Asia, aliran modal, harga aset China (RMB), dan keputusan pengeluaran modal perusahaan teknologi, sebagai respons terhadap persepsi risiko yang berubah. Meskipun kebijakan AS dapat berubah-ubah dan swasembada chip China membutuhkan waktu, ketidakpastian dan potensi salah perhitungan di tengah pergeseran kekuatan ini sendiri sudah menjadi sumber risiko pasar yang signifikan.

marsbit06/23 08:51

Akankah Amerika Serikat Dapat Mempertahankan Kredibilitasnya? 'Tatanan Tribute' ala Ray Dalio

marsbit06/23 08:51

Ray Dalio: Sistem 'Upeti' yang Dipimpin China Muncul Kembali, Industri AI akan Berkembang seperti Industri Mobil Listrik

Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, menyoroti perubahan besar dalam tatanan global dan persaingan AI antara AS dan Tiongkok. Dalam wawancara dengan Bloomberg, Dalio menyatakan bahwa pengaruh AS sebagai kekuatan global sedang melemah, sementara Tiongkok semakin diperhitungkan. Ia menggambarkan tren kunjungan banyak pemimpin dunia ke Tiongkok mirip dengan "sistem upeti" tradisional, di mana negara-negara mengakui kekuatan Tiongkok dalam hubungan yang lebih hierarkis, meski bukan bersifat penaklukan. Peralihan kekuatan ini menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan, sehingga investor perlu mendiversifikasi aset, termasuk emas. Mengenai perkembangan AI, Dalio menekankan perbedaan pendekatan antara AS dan Tiongkok. Perusahaan AS seperti OpenAI fokus pada monetisasi dan persiapan IPO, sedangkan Tiongkok memandang AI sebagai alat publik yang harus dapat diakses seluas mungkin, mirip dengan listrik atau air. Strategi ini, menurutnya, meniru kesuksesan industri mobil listrik Tiongkok, seperti BYD, yang tumbuh pesat di pasar global. Dalio dan diskusi dengan eksekutif JPMorgan menyebutkan bahwa Tiongkok tidak terlalu mengkhawatirkan AI menggantikan pekerjaan, tetapi lebih memfokuskan pada pemanfaatan AI untuk mendorong produktivitas dan mendominasi industri masa depan, seperti robotika, yang bisa menjadi "industri mobil listrik generasi berikutnya".

marsbit06/08 03:19

Ray Dalio: Sistem 'Upeti' yang Dipimpin China Muncul Kembali, Industri AI akan Berkembang seperti Industri Mobil Listrik

marsbit06/08 03:19

活动图片