Bitcoin Menghadapi 'Monster Inflasi': Sejauh Mana Jarak ke Banteng di Bawah Bayang-Bayang Kenaikan Suku Bunga Fed?
Bitcoin kembali naik di atas $60.000 setelah mengalami penurunan, meski tahun ini masih turun lebih dari 50%. Prospeknya sangat bergantung pada kebijakan Federal Reserve AS.
Laporan lapangan kerja AS Juni menunjukkan penambahan pekerjaan jauh di bawah perkiraan, namun pengangguran turun dan pertumbuhan upah meningkat menjadi 3.5%. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi akan bertahan, memperkuat ekspektasi bahwa Fed mungkin mempertahankan suku bunga tinggi hingga 2026.
Namun, ada perbedaan pandangan di pasar. Beberapa investor berharap data ekonomi yang lebih lemah dapat mendorong Fed untuk bersikap lebih lunak (dovish) di akhir tahun, yang akan mendukung aset seperti emas dan Bitcoin. Saat ini, pasar memperkirakan kemungkinan besar Fed akan mempertahankan suku bunga dalam pertemuan Juli.
Masa depan Bitcoin tetap sangat sensitif terhadap data ekonomi AS, aliran dana ETF institusional, perkembangan geopolitik, dan ekspektasi suku bunga Fed. Jika faktor-faktor ini membaik, penurunan harga saat ini bisa menjadi peluang beli jangka panjang. Sebaliknya, jika tekanan berlanjut, volatilitas pasar mungkin terus berlanjut hingga dasar yang kuat terbentuk. Kebijakan Fed tetap menjadi salah satu faktor penentu paling kritis bagi pergerakan harga Bitcoin.
Foresight News07/03 09:32