Dialog CEO Tether USAT: Menyaksikan Era Percepatan Kebijakan Kripto AS, Pengalaman Pengguna adalah Perbedaan Terbesar dalam RUU Kejelasan
Sumber: Anthony Pompliano Podcast
Disarikan oleh: Felix, PANews
Bo Hines, CEO Tether USAT (stablecoin yang diatur AS dan didukung dolar), sebelumnya adalah penasihat cryptocurrency di Gedung Putih yang terlibat dalam pembuatan kebijakan aset digital AS. Dalam wawancara, ia membahas pengalamannya di pemerintahan, termasuk pengesahan "Genius Act" dan pembahasan "Clarity Act" yang masih berlangsung. Menurutnya, peluang disahkannya Clarity Act mencapai 80-90%, dengan perdebatan terbesar terkait struktur pengalaman pengguna (UX), bukan soal imbal hasil (yield).
Tether, dengan 5,3 miliar pengguna global dan laba $100 miliar pada 2025, berfokus pada integrasi stablecoin untuk efisiensi pembayaran dan penyelesaian transaksi instan (T+0). Perusahaan juga aktif berinvestasi dalam teknologi seperti robotika dan infrastruktur blockchain. Sebagai pendukung Bitcoin, Tether menyimpan cadangan dalam bentuk obligasi AS, emas, dan Bitcoin, serta mengembangkan Wallet Development Kit (WDK) untuk memperluas akses keuangan.
Hines menekankan pentingnya privasi pengguna dan interoperabilitas antara USAT (versi AS) dan USDT (versi internasional), yang dijalankan oleh bank terpisah namun dirancang untuk pengalaman tanpa hambatan bagi pengguna.
marsbit03/01 08:45