Bitcoin: Bisakah Asia Mengejar Ketertinggalan Saat ETF Bitcoin AS Mengendalikan Likuiditas Global?
Meskipun Hong Kong memimpin di Asia dengan meluncurkan ETF spot Bitcoin dan Ethereum pertama pada 2024, pasar ETF kripto Asia masih berkembang dan belum matang. Aset under management (AUM) ETF spot Bitcoin di Hong Kong turun dari sekitar $920 juta menjadi $340 juta, menunjukkan pertumbuhan dalam persentase namun dengan skala yang terbatas. Otoritas moneter di Singapura, Jepang, dan Korea Selatan tetap bersikap hati-hati, menjadikan Asia sebagai pengikut yang digerakkan oleh kebijakan, bukan pemimpin global.
Sebaliknya, ETF spot Bitcoin AS secara tegas unggul dalam skala, likuiditas, dan pengaruh pasar, dengan AUM sekitar $118-120 miliar dan memegang lebih dari 611.000 BTC. Dominasi AS ini mencerminkan eksekusi regulasi yang lebih cepat, kolam modal yang lebih dalam, dan sistem penciptaan-penebusan yang efisien. Aliran dana ETF AS sering memperkuat momentum bullish dan membentuk sentimen serta penemuan harga di seluruh pasar kripto global.
Sementara itu, ETF Asia sebagian besar hanya melacak harga secara pasif. ETF AS secara aktif mentransmisikan sinyal makro, posisi institusional, dan sentimen risiko ke dalam pergerakan jangka pendek Bitcoin, sehingga menjadi penggerak utama likuiditas dan psikologi pasar kripto global. Pada akhirnya, kekuatan makro, bukan aktivitas ETF regional, yang terus menentukan arah pasar jangka pendek.
ambcrypto01/27 06:50