Akankah Walsh Berkompromi dengan Trump? Mengupas 70 Tahun Pertarungan Terselubung Kekuasaan antara Presiden dan The Fed
Menjelang pelantikan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) oleh Presiden Trump, hubungan rumit antara Gedung Putih dan bank sentral selama 70 tahun kembali menjadi sorotan. Upacara pelantikan di Gedung Putih, yang melanggar kebiasaan baru-baru ini, menandakan perhatian dekat Trump. Warsh menghadapi dilema unik: tekanan dari Trump untuk menurunkan suku bunga, sementara menghadapi penolakan dari kubu hawkish di dalam Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang bahkan menentang isyarat penurunan.
Laporan dari Caitong Securities menelusuri sejarah ketegangan antara Presiden AS dan Ketua The Fed, menunjukkan bagaimana setiap ketua menavigasi tekanan politik dan independensi kebijakan. Warsh, yang dikenal bukan sebagai dove dan pernah mengundurkan diri sebagai gubernur The Fed pada 2011 sebagai protes terhadap pelonggaran kuantitatif, memiliki kredensial independen yang kuat.
Analisis terhadap pidato dan wawancara Warsh mengungkap beberapa poin kunci: (1) Ia mendefinisikan independensi The Fed secara lebih rinci, menganggap komentar politisi tidak selalu melanggar independensi. (2) Ia skeptis terhadap forward guidance. (3) Ia sangat menekankan masalah inflasi, menolak klaim Trump tentang "inflasi palsu". (4) Ia percaya peningkatan produktivitas dari AI dapat membuka ruang untuk penurunan suku bunga.
Kebijakan moneter di bawah Warsh kemungkinan akan "berarah pasti namun langkahnya hati-hati". Penurunan suku bunga (cut) mungkin tertunda jika tekanan inflasi berlanjut atau jika Trump terus memberikan tekanan tinggi, karena Warsh mungkin perlu menegaskan independensi. Sementara itu, pengurangan neraca (taper) akan dilakukan secara perlahan dan bertahap, dan kemungkinan tidak akan dimulai sebelum siklus penurunan suku bunga untuk menghindari konflik langsung dengan Gedung Putih. Kesimpulannya, jalur kebijakan Warsh pada akhirnya akan lebih ditentukan oleh tren makro—posisi inflasi, ketahanan pertumbuhan, harga minyak—daripada hanya oleh tekanan politik atau posisi pribadinya.
marsbit05/22 02:00