# Artikel Terkait Turki

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Turki", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Turki Blokir 47.493 Situs Taruhan Ilegal di Tengah Perluasan Langkah Penanganan Akun Kripto

Turki telah memblokir akses ke 47.493 situs taruhan ilegal sejak 1 Januari sebagai bagian dari kampanye nasional yang diperluas terhadap operator online dan jaringan pembayaran mereka. Otoritas menangkap 5.629 tersangka, menahan 3.231 orang, dan menempatkan 1.515 lainnya di bawah pengawasan pengadilan. Unit kejahatan siber memantau situs taruhan ilegal, iklan media sosial, dan saluran komunikasi digital secara 24/7. Investigasi juga melacak rekening bank, layanan uang elektronik, dan akun aset kripto yang diduga mendukung operasi taruhan atau pencucian uang. Penyelidikan mengungkap jaringan taruhan ilegal yang diduga mencakup transaksi hingga $4 miliar, menggunakan tujuh dompet kripto di luar negeri. Pendapatan dari taruhan ilegal dan pertandingan yang dimanipulasi diduga dialirkan melalui penukar uang dan toko perhiasan di Grand Bazaar sebelum masuk ke dompet kripto yang tidak teridentifikasi. Jaringan ini merekrut orang berusia 20-30 tahun tanpa pendapatan tetap, mengirim sekitar $2.080 ke rekening mereka, dan menggunakannya sebagai "akun bersama" untuk taruhan dengan komisi 1%. Otoritas menyita aset senilai $7,3 juta, termasuk perusahaan, kendaraan, dan properti. Operasi terpisah di Adana memblokir 4.742 rekening bank dan enam akun aset kripto, terkait aktivitas senilai $104 juta. Jaksa juga mengganggu aktivitas taruhan ilegal secara real-time selama Piala Dunia 2022, dengan bantuan sistem AI bernama AVCI untuk mengidentifikasi dan membekukan 6.314 rekening bank. Menteri Kehakiman menekankan perlunya koordinasi nasional, pengumpulan bukti digital, dan penyitaan aset untuk memberantas jaringan taruhan ilegal secara menyeluruh.

cryptonews.ru07/30 05:18

Turki Blokir 47.493 Situs Taruhan Ilegal di Tengah Perluasan Langkah Penanganan Akun Kripto

cryptonews.ru07/30 05:18

Siapa Negara Pertama yang Akan Menjual Semua Cadangan Emasnya di Tengah Guncangan Harga Minyak dan Inflasi?

**Judul: Di Bawah Guncangan Harga Minyak dan Inflasi, Negara Mana yang Pertama Kali Akan Menjual Semua Cadangan Emasnya?** Artikel ini menggambarkan sistem keuangan global sebagai jaringan listrik yang saling terhubung, di mana guncangan pada satu titik dapat memicu kegagalan berantai. Ditutupnya Selat Hormuz telah membatasi pasokan minyak global, mendorong kenaikan harga. Negara-negara pasar berkembang yang bergantung pada impor minyak, seperti Turki, India, dan Indonesia, kini tertekan karena membutuhkan lebih banyak dolar AS untuk membeli minyak yang lebih mahal. Untuk mendapatkan dolar, negara-negara ini mulai menjual aset likuid mereka, terutama obligasi pemerintah AS. Turki, sebagai contoh nyata, telah menjual hampir 90% obligasi AS-nya pada Maret dan mulai menggunakan cadangan emasnya. Semua ini terjadi saat harga minyak berada di kisaran $70-$105 per barel. Artikel memperingatkan bahwa jika harga minyak naik lebih jauh (mungkin hingga $150-$160), tiga lapisan penyangga—stok minyak global, cadangan minyak strategis AS, dan cadangan devisa negara rentan—akan habis. Tanpa penyangga, tekanan akan langsung menghantam sistem. Negara paling rentan (dengan Turki sebagai kandidat utama) bisa kehabisan aset yang dapat dijual dan mengalami krisis seperti Sri Lanka pada 2022, yang berujung pada kelangkaan energi dan gejolak politik. Penjualan beruntun aset dolar oleh negara-negara ini dapat mendorong harga obligasi AS turun dan suku bunga naik, akhirnya memaksa Amerika Serikat untuk mencetak lebih banyak uang, yang akan menyebabkan inflasi global. Intinya, kerapuhan sistem mungkin pertama kali terlihat di pinggiran, sebelum merambat ke pusat. Pelajaran utamanya adalah aset nyata seperti emas dan energi—yang tidak dapat dicetak—dapat memberikan perlindungan saat nilai mata uang kertas terkikis.

marsbit06/17 07:32

Siapa Negara Pertama yang Akan Menjual Semua Cadangan Emasnya di Tengah Guncangan Harga Minyak dan Inflasi?

marsbit06/17 07:32

活动图片