# Artikel Terkait Perdagangan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Perdagangan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Eksklusif | Pengacara Web3 Jelaskan Perubahan Terbaru Tokenisasi Saham AS!

April 2025, AS melangkah maju dalam modernisasi infrastruktur keuangan dengan dua perkembangan penting terkait tokenisasi saham. Pertama, Nasdaq mengajukan permohonan ke SEC untuk memperpanjang jam perdagangan saham menjadi 23 jam per hari, meski tidak secara langsung terkait tokenisasi. Kedua, dan yang lebih signifikan, SEC mengeluarkan surat *No-Action Letter* kepada DTCC, yang memungkinkan anak perusahaannya, DTC (lembaga penyimpanan efek terbesar di AS), untuk memulai proyek percontohan tokenisasi saham dalam kerangka yang sangat terkendali. Surat ini bukanlah persetujuan hukum penuh, melainkan pengecualian sementara dari kewajiban birokrasi tertentu. DTC diizinkan untuk membuat representasi token dari saham yang sudah ada dalam sistem托管nya, yang dapat dialihkan antar peserta terdaftar melalui dompet kripto yang disetujui, tanpa mengubah struktur kepemilikan hukum atau melewati buku besar sentralnya setiap kali. Semua transaksi tetap diawasi ketat oleh DTC. Perkembangan ini menandai pergeseran dari pertanyaan "apakah legal" menuju "bagaimana menerapkan" tokenisasi di AS. Dua jalur pun muncul: jalur backend yang dipimpin DTCC untuk efisiensi institusional, dan jalur front-end potensial oleh platform seperti Robinhood untuk pengalaman retail yang lebih baik. Intinya, tokenisasi saham AS bukan tentang mengubah saham menjadi koin, tetapi meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan membuka pintu untuk inovasi keuangan masa depan dalam batasan regulasi yang aman.

深潮12/18 10:23

Eksklusif | Pengacara Web3 Jelaskan Perubahan Terbaru Tokenisasi Saham AS!

深潮12/18 10:23

Laporan Riset Terbaru HTX Mengupas Ekosistem Perdagangan Pra-Pasar: Bagaimana Pasar Miliaran Dolar Membentuk Ulang Garis Start Aset Web3

HTX Research, departemen penelitian dari HTX (sebelumnya Huobi), merilis laporan berjudul "Ekosistem Perdagangan Aset Pra-Perdagangan: Evolusi Mekanisme, Struktur Pasar, dan Tren Masa Depan di Balik Skala Miliaran". Laporan ini menyoroti munculnya pasar "Tingkat 1.5" atau pra-pasar (pre-market) dalam ekosistem crypto, yang menjembatani pasar primer dan sekunder. Latar belakang kemunculannya adalah pengetatan pendanaan dan siklus penerbitan token yang lebih panjang. Proyek mempertahankan komunitas melalui poin, airdrop, dan akses tes, sementara pengguna berinvestasi waktu dan uang. Aktivitas ini mengubah "kontribusi awal" dan "ekspektasi masa depan" menjadi aset yang dapat diperdagangkan. Laporan mengidentifikasi tiga struktur aset utama dalam perdagangan pra-pasar: 1. **Nilai Token Masa Depan:** Diperdagangkan via OTC, spot, atau kontrak berkelanjutan (seperti futures) pra-peluncuran untuk penemuan harga. 2. **Sistem Poin:** Poin dari aktivitas pengguna yang dapat diperdagangkan secara OTC, mengukur ekspektasi imbalan airdrop. 3. **Hak yang Dapat Ditukar:** Seperti NFT atau whitelist yang mewakili akses awal atau alokasi token. HTX telah bereksperimen dengan produk ini, seperti meluncurkan kontrak berkelanjutan untuk WLFI sebelum tokennya resmi diperdagangkan. Pasar pra-perdagangan diperkirakan bernilai miliaran dolar, dengan volume untuk proyek top seperti WLFI dan Monad mencapai miliaran. Namun, tantangan seperti likuiditas terbatas, asimetri informasi, dan kurangnya standar tetap ada. Kesimpulannya, perdagangan pra-pasar adalah tren struktural yang merevolusi cara proyek diluncurkan, cara bursa menilai pencatatan, dan cara pengguna berpartisipasi dini, berpotensi menjadi lapisan pasar inti yang terinstitusionalisasi.

marsbit12/18 09:01

Laporan Riset Terbaru HTX Mengupas Ekosistem Perdagangan Pra-Pasar: Bagaimana Pasar Miliaran Dolar Membentuk Ulang Garis Start Aset Web3

marsbit12/18 09:01

活动图片