Bagaimana ERC-8257 Mewujudkan Kemampuan AI Agent untuk Memanggil API, Membeli Hak Akses, dan Menyelesaikan Pembayaran Sendiri?
Artikel ini membahas proposal standar ERC-8257, yang dirancang untuk mengatasi tantangan AI Agent dalam mengakses dan menggunakan alat eksternal (seperti API) secara mandiri. Saat ini, AI Agent menghadapi kesulitan menemukan alat yang tersebar dan menyelesaikan proses pembayaran atau otorisasi yang tidak standar.
ERC-8257 mengusulkan pembuatan registri alat terdesentralisasi di blockchain. Pengembang alat dapat mendaftarkan alat mereka di registri ini, dengan informasi detail (seperti deskripsi, aturan akses, dan harga) disimpan dalam file JSON di luar rantai (*off-chain*). Blockchain menyimpan tautan dan hash file untuk memastikan integritas data.
Standar ini memisahkan logika otorisasi akses ke dalam kontrak pintar terpisah, memungkinkan pengembang menentukan syarat akses yang fleksibel (misalnya, kepemilikan NFT, langganan, atau token tertentu). Jika sebuah AI Agent tidak memenuhi syarat, ia dapat berusaha memperoleh izin yang diperlukan (misalnya, dengan membeli NFT) sebelum memanggil alat.
Untuk pembayaran, ERC-8257 tidak menangani secara langsung, tetapi merujuk pada protokol pembayaran lain seperti x402. Tujuannya adalah menciptakan alur kerja di mana AI Agent dapat secara otomatis menemukan alat, memahami aturannya, mendapatkan izin, membayar, dan menggunakannya—semua tanpa campur tangan manusia.
Artikel ini juga menyoroti tantangan potensial ERC-8257, termasuk kompleksitas teknis karena variasi aturan akses, risiko spekulasi jika izin berbentuk aset yang dapat diperdagangkan, serta keterbatasan dalam menjamin keandalan dan keamanan alat yang terdaftar.
marsbit14j yang lalu