Jumlah Serangan terhadap Investor Kripto Meningkat. Berapa Skala dan Kerugiannya?
Sejak awal 2026, korban penyerangan fisik dengan tujuan mencuri cryptocurrency telah kehilangan lebih dari $30 juta, menurut laporan perusahaan analitik Chainalysis. Para ahli memperkirakan, jika tren ini berlanjut, tahun ini bisa menjadi yang terburuk dalam sejarah untuk jumlah insiden semacam ini. Sebagai perbandingan, sepanjang 2025 angka ini mencapai rekor $58 juta.
Jumlah kerugian total, termasuk upaya pemerasan di mana dana diblokir, mencapai $107 juta pada tahun 2026. Angka ini diyakini masih bisa lebih rendah dari kenyataan karena hanya mencakup insiden yang dilaporkan.
Peningkatan tajam serangan khususnya terlihat di Prancis, dengan 30 kasus yang diketahui pada paruh pertama 2026. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah kebocoran data pribadi investor crypto skala besar yang terjadi pada 2024. Serangan telah menyebar ke berbagai wilayah di Prancis, tidak lagi terbatas di Paris.
Laporan tersebut juga mencatat perubahan pola serangan: peningkatan penyerangan terhadap anggota keluarga atau kenalan korban (hingga di atas 40% di Prancis), peningkatan persentase perampokan rumah, dan penculikan sebagai metode yang dominan. Mayoritas korban (93% di Prancis) adalah penduduk lokal, menunjukkan perencanaan sebelumnya. Meski jumlah serangan meningkat, persentase yang berhasil mendapatkan uang dari korban turun menjadi 26% pada pertengahan 2026.
Chainalysis juga menyinggung pergerakan dana curian, yang dicuci melalui metode mulai dari pengiriman langsung ke bursa terpusat hingga rute rumit melalui bursa terdesentralisasi dan alat antar-jaringan. Pemilik Bitcoin disebutkan paling banyak mengalami kerugian secara nilai, meski menjadi target pencurian yang lebih jarang.
cryptonews.ru08/07 13:19