Web3 Sosial, Masih Diatur oleh Orang Tionghoa
Dalam dua hari, dua protokol sosial terdesentralisasi berganti kepemilikan: Lens Protocol diambil alih oleh Mask Network, sementara Farcaster diakuisisi oleh kliennya, Neynar. Kedua protokol ini telah mengumpulkan dana lebih dari $200 juta, tetapi kini menghadapi penurunan signifikan dalam aktivitas pengguna dan pendapatan.
Ini bukan pertama kalinya tim Tionghoa mengambil alih protokol sosial Web3—pada 2020, Steem juga diakuisisi oleh Justin Sun. Pola yang terlihat adalah akuisisi proyek-proyek yang pernah sukses namun kini terdepresiasi, menjadikannya "murah secara nilai".
Perbedaan pendekatan juga mencolok: di Barat, proyek-proyek ini dilandasi idealisme desentralisasi, sementara tim Tionghoa cenderung fokus pada utilitas dan adopsi massal. Mask Network, misalnya, berambisi membawa sosial terdesentralisasi ke kehidupan sehari-hari.
Namun, sejarah menunjukkan risiko: akuisisi Steem oleh Sun memicu fork komunitas ke Hive. Meski Lens menyebut transisi ini sebagai "stewardship", pertanyaan tentang sentralisasi kekuasaan dalam protokol "terdesentralisasi" tetap terbuka.
Vitalik Buterin menyoroti perlunya alat komunikasi yang lebih baik, tetapi siapa yang membangun dan mengendalikannya—khususnya tim Tionghoa—akan menentukan masa depan sosial Web3.
marsbit01/22 04:13