Apakah India Bergerak Mundur Menuju Larangan Kripto?
Kebijakan kripto India tampaknya bergerak mundur. Menurut dokumen internal, Bank Sentral India (RBI) kini secara aktif mendukung kebijakan yang "cenderung melarang" aset kripto. RBI mengusulkan agar bank dan lembaga keuangan dilarang terpapar kripto dan stablecoin swasta, karena dikhawatirkan dapat membawa kekacauan pada sistem keuangan formal serta meningkatkan risiko penularan (contagion).
Departemen pajak India juga melaporkan masalah dalam pelaporan transaksi kripto. Kurang dari seperempat dari 6,45 juta partisipan transaksi kripto tahun fiskal 2023 melaporkannya dalam SPT mereka, dengan tantangan seperti pertukaran luar negeri dan perdagangan peer-to-peer. India saat ini mengenakan pajak 30% pada keuntungan kripto, tetapi penegakannya sulit.
India memiliki sekitar 39 juta pedagang kripto dengan aset digital senilai sekitar $2,1 miliar, namun status kripto tetap berada di zona abu-abu selama bertahun-tahun. Ketidakpastian ini terus merugikan bursa, startup Web3, dan investor di India. Sementara itu, AS, Jepang, dan Singapura telah mengembangkan kerangka regulasi, sedangkan China mempertahankan larangannya.
ambcrypto07/08 13:49