# Artikel Terkait Keamanan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Keamanan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Panggilan Zoom Palsu Curi $300 Juta dalam Kripto dari Korban yang Tidak Mencurigai

Analis keamanan siber memperingatkan tentang penipuan canggih terhadap pengguna cryptocurrency yang dilakukan oleh peretas Korea Utara melalui panggilan Zoom palsu. Menurut Security Alliance, serangan ini terjadi beberapa kali sehari, mengakibatkan korban kehilangan akses ke aset digital dan data pribadi. Penipuan dimulai dengan peretas yang membajak akun Telegram dan menghubungi korban dengan menyamar sebagai teman yang dikenal. Korban diundang untuk berbincang melalui Zoom, menciptakan rasa aman palsu. Saat panggilan, korban melihat rekaman video wajah yang dikenal, namun sebenarnya video tersebut adalah rekaman lama dari peretasan sebelumnya. Pelaku kemudian berpura-pura ada masalah audio dan mengirimkan file "patch" berisi malware. Dengan membuka file tersebut, perangkat korban langsung terinfeksi, memberikan akses kepada peretas terhadap kata sandi, kunci privat cryptocurrency, dan data rahasia. Untuk menutupi aksinya, pelaku mengakhiri panggilan seolah-olah akan berbicara lain waktu. Metode ini telah mencuri lebih dari $300 juta dari korban. Langkah perlindungan yang disarankan: matikan koneksi internet dan perangkat jika mengklik tautan mencurigakan, pindahkan aset ke dompet baru, ubah kata sandi, dan aktifkan autentikasi dua faktor. Bersihkan perangkat yang terinfeksi dan amankan akun Telegram dengan menutup sesi aktif dan memperbarui autentikasi multifaktor. Korban juga harus segera memberi tahu kontak mereka untuk mencegah serangan berantai.

TheNewsCrypto12/15 07:40

Panggilan Zoom Palsu Curi $300 Juta dalam Kripto dari Korban yang Tidak Mencurigai

TheNewsCrypto12/15 07:40

Mengulas Persaingan Tersembunyi Dompet Web3 di Tahun 2025: Apa yang Diperebutkan oleh Para Pemain Besar?

Ringkasan: Pada tahun 2025, lanskap dompet Web3 mengalami transformasi signifikan meski tanpa pemain baru yang menonjol. Pemain utama seperti Coinbase, Binance, Bitget, OKX, MetaMask, dan Phantom berinovasi dalam teknologi dan strategi untuk meningkatkan keamanan, pengalaman pengguna, dan integrasi ekosistem. Perkembangan Utama: 1. **Peningkatan Teknologi Custodi**: Pergeseran dari self-custody murni menuju solusi hybrid menggunakan teknologi TEE (Trusted Execution Environment) dan MPC (Multi-Party Computation) untuk menyeimbangkan keamanan dan fungsionalitas lanjutan seperti transaksi otomatis. 2. **Fokus pada Pengguna Mainstream**: Pengenalan fitur seperti login sosial (social login) oleh MetaMask dan Phantom untuk memudahkan pemulihan akun dan onboarding pengguna non-teknis. 3. **Ekspansi ke Layanan Terpadu**: Dompet berevolusi menjadi hub untuk berbagai layanan seperti perdagangan aset multichain, DeFi (yield farming, perdagangan derivatif), RWA (Real-World Assets), dan CeDeFi, menanggapi memudarnya ekosistem BTC dan铭文 (inscriptions). 4. **Dorongan oleh Ekosistem**: Perubahan didorong oleh ledakan aplikasi di sektor Perps (kontrak berkelanjutan), RWA, dan prediksi pasar, serta tuntutan untuk yield yang lebih baik dan pengalaman yang lebih sederhana. Masa Depan: Tahun 2025 merupakan tahun konsolidasi dan persiapan untuk pertumbuhan aplikasi yang lebih kaya di tahun 2026, didukung oleh infrastruktur yang lebih matang. Integrasi dengan AI trading dan teknologi seperti passkey juga menjadi peluang potensial.

marsbit12/15 04:10

Mengulas Persaingan Tersembunyi Dompet Web3 di Tahun 2025: Apa yang Diperebutkan oleh Para Pemain Besar?

marsbit12/15 04:10

活动图片