Jane Street Digugat: Diduga Manfaatkan Informasi Internal Telegram, Lolos dari Puncak Sebelum Runtuhnya Terra dan Raup Untung $134 Juta dari Short Selling
Perusahaan perdagangan terkemuka Wall Street, Jane Street Group, dituduh memperoleh informasi orang dalam melalui kanal Telegram rahasia dengan mantan pegawai Terraform Labs, memungkinkan mereka menjual 192 juta dolar AS dalam stablecoin TerraUSD (UST) tepat sebelum keruntuhan Terra pada Mei 2022. Gugatan yang diajukan oleh pengelola aset kebangkrutan Terraform mengklaim bahwa akses ke informasi non-publik ini membantu Jane Street menjual posisi UST mereka mendekati nilai par, kemudian mengambil posisi short dan menghasilkan keuntungan sekitar 134 juta dolar AS selama kehancuran ekosistem Terra.
Komunikasi internal yang dikutip dalam gugatan menunjukkan mantan magang Terraform yang bekerja di Jane Street, Bryce Pratt, menyebut keuntungan "informasi" ini. Jane Street diduga melakukan penjualan besar 85 juta dolar AS UST di decentralized exchange Curve Finance hanya sembilan menit setelah Terraform Labs diam-diam menarik likuiditas senilai 150 juta dolar AS dari pool yang sama. Transaksi ini diyakini sebagai salah satu pemicu ketidakseimbangan yang mendorong UST terlepas dari patokan 1 dolar AS.
Jane Street telah membantah tuduhan tersebut sebagai "putus asa" dan "tidak berdasar," serta meminta pengadilan untuk membatalkan kasus ini. Gugatan ini juga menuduh pelanggaran hukum sekuritas federal dan Commodity Exchange Act. Keputusan pengadilan tahun 2023 yang mengklasifikasikan UST dan Luna sebagai sekuritas di kasus lain turut memperkuat dasar hukum gugatan terbaru ini.
marsbit05/22 04:54