# Artikel Terkait Sekuritas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Sekuritas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Raksasa Transfer Saham AS Dibeli Bursa Kripto, Akselerasi Tokenisasi Saham

Bullish (NYSE:BLSH), platform perdagangan aset kripto, mengumumkan akuisisi senilai $42 miliar terhadap Equiniti, perusahaan transfer agent utama di Wall Street yang mencatat kepemilikan saham ribuan emiten seperti Berkshire Hathaway. Akuisisi ini bertujuan mempercepat kompetisi tokenisasi ekuitas AS dengan menguasai infrastruktur pendaftaran pemegang saham yang vital. Tom Farley, CEO Bullish, menyebut tokenisasi sebagai transformasi infrastruktur terpenting dalam 25 tahun ke depan. Inti strateginya adalah menjadikan Equiniti sebagai jembatan untuk menawarkan layanan sekuritas tokenisasi asli di blockchain kepada klien institusionalnya yang luas. Langkah ini terjadi di tengah persaingan panas tokenisasi: ICE (induk NYSE) mengumumkan platform perdagangan tokenisasi 24/7, Nasdaq mendapatkan persetujuan SEC untuk pilot program penyelesaian saham token, dan NYSE bermitra dengan Securitize. Dengan mengakuisisi Equiniti yang bersifat netral dan melayani banyak bursa, Bullish memposisikan diri sebagai infrastruktur kunci yang dapat mendukung seluruh ekosistem. Esensi cerita bukan lagi "kripto vs. Wall Street", melainkan konvergensi: infrastruktur keuangan tradisional dimodernisasi ke dalam轨道 blockchain. Masa depan yang diincar memungkinkan penyelesaian real-time, perdagangan 24/7, dan akses yang lebih luas ke pasar saham senilai $70 triliun. Integrasi Bullish-Equiniti yang ditargetkan selesai awal 2027 akan menjadi ujian penting bagi revolusi tokenisasi ini.

marsbit05/09 10:10

Raksasa Transfer Saham AS Dibeli Bursa Kripto, Akselerasi Tokenisasi Saham

marsbit05/09 10:10

SEC dan CFTC AS Bersatu untuk "Melepaskan", Aset Kripto Adalah "Komoditas Digital" Bukan "Sekuritas"

Artikel ini melaporkan bahwa regulator AS, SEC dan CFTC, secara resmi mengklasifikasikan ulang sebagian besar aset kripto sebagai "komoditas digital" dan bukan sekuritas. Keputusan ini, yang diumumkan dalam dokumen penjelasan pada 17 Maret, membagi aset kripto ke dalam lima kategori utama: komoditas digital, koleksi digital, alat digital, stablecoin (dengan larangan membayar bunga), dan sekuritas digital. Kategori non-sekuritas mencakup aktivitas seperti penambangan DeFi, staking (kecuali jika aset dasarnya adalah sekuritas), aset terbungkus (wrapped assets), dan sebagian besar airdrop. Dokumen tersebut juga menegaskan bahwa suatu aset yang awalnya dijual melalui penawaran (seperti ICO) dapat berhenti diklasifikasikan sebagai sekuritas jika menjadi terdesentralisasi atau memperoleh utilitas. Implikasi utama dari klasifikasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum, membuka jalan untuk IPO pertukaran kripto di AS, menghilangkan hambatan audit untuk aset seperti token platform, dan memungkinkan aliran likuiditas ke protokol DeFi. Meskipun ini menandai berakhirnya era "liar" dengan berkurangnya area abu-abu, artikel menyimpulkan bahwa langkah ini merupakan kemajuan penting untuk adopsi arus utama dan kelangsungan hidup industri jangka panjang, meskipun mungkin membatasi beberapa inovasi karena meningkatnya kepatuhan terhadap peraturan.

Odaily星球日报03/18 10:21

SEC dan CFTC AS Bersatu untuk "Melepaskan", Aset Kripto Adalah "Komoditas Digital" Bukan "Sekuritas"

Odaily星球日报03/18 10:21

活动图片