Peretasan Kripto ‘Zoom Palsu’ Korea Utara Kini Jadi Ancaman Harian: SEAL
Menurut laporan dari Security Alliance (SEAL), peretas Korea Utara kini melakukan upaya penipuan harian menggunakan pertemuan Zoom palsu untuk mencuri cryptocurrency. Skema ini melibatkan pengiriman pesan Telegram dari akun yang dikenali korban, mengajak mereka bergabung dalam panggilan Zoom. Sebelum panggilan, korban menerima tautan berbahaya yang disamarkan sebagai undangan Zoom resmi.
Begitu panggilan dimulai, peretas berpura-pura mengalami masalah audio dan mengirimkan file patch yang berisi malware. File ini dapat mencuri data sensitif seperti kata sandi, kunci pribadi, dan mengakses dompet cryptocurrency. Peneliti keamanan Taylor Monahan memperkirakan taktik ini telah mencuri lebih dari $300 juta.
Jika terkait tautan mencurigakan, disarankan untuk segera:
-ikan perangkat dari WiFi, matikan perangkat, pindahkan aset crypto ke dompet baru melalui perangkat lain, ubah semua kata sandi, aktifkan autentikasi dua faktor, dan lakukan penghapusan data penuh pada perangkat yang terinfeksi. Penting juga untuk mengamankan akun Telegram dengan mengakhiri semua sesi aktif dan mengatur autentikasi multifaktor.
Korban juga didesak untuk segera memberi tahu semua kontak jika akun Telegram diretas untuk mencegah penyebaran serangan lebih lanjut.
cointelegraph12/15 02:39