# Artikel Terkait Peneliti

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Peneliti", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

10 Ribu Ilmuwan Gratis Pakai Selama 1 Tahun, OpenAI Pindahkan Lini Produksi Riset ke dalam ChatGPT

OpenAI meluncurkan program "ChatGPT for Academic Researchers" pada 29 Juli, menawarkan akses gratis selama satu tahun ke model unggulan mereka (GPT-5.6 Sol Pro) kepada 10.000 peneliti akademis musim panas ini, dengan target total 100.000 pada tahun 2027. Program ini tidak hanya menyediakan ChatGPT, tetapi juga paket lengkap termasuk ChatGPT Work, Codex, Deep Research yang diperluas, serta akses ke lebih dari 75 alat ilmu kehidupan dan konektor ke database penelitian seperti Zotero dan GitHub. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan seluruh alur kerja penelitian — mulai dari membaca literatur, menulis kode, menganalisis data, hingga menulis naskah — ke dalam satu workspace tunggal. Data OpenAI menunjukkan sekitar 1,3 juta orang per minggu sudah menggunakan ChatGPT untuk sains dan matematika tingkat tinggi. Namun, program ini memiliki batasan: kuota penggunaan terbatas, tidak termasuk akses API, dan yang terpenting, tidak membuka bobot model (model weights) kepada peneliti. Persyaratan juga ketat, ditujukan untuk peneliti tetap atau pascadoktoral di institusi terpilih dengan publikasi ilmiah terkini. Strategi ini mirip dengan program "AI for Science" Anthropic, yang menawarkan kredit API, tetapi berbeda dalam pendekatan: OpenAI memberikan lingkungan kerja lengkap untuk membentuk kebiasaan pengguna. Pakar memperkirakan langkah ini bertujuan untuk meningkatkan ketergantungan peneliti pada ekosistem OpenAI, sehingga mereka enggan beralih setelah masa gratis berakhir.

marsbit07/30 11:53

10 Ribu Ilmuwan Gratis Pakai Selama 1 Tahun, OpenAI Pindahkan Lini Produksi Riset ke dalam ChatGPT

marsbit07/30 11:53

Di Balik Skor AI, Ada "Pembuat Soal" Seorang Tionghoa

Setiap peluncuran model AI terbaru, industri sering merujuk pada sejumlah "rapor" standar seperti MMLU-Pro, MMMU, dan MMMU-Pro. Di balik sistem evaluasi kunci ini, terdapat seorang "penyusun soal" bernama Chen Wenhu, asisten profesor di University of Waterloo. MMLU-Pro dikembangkan oleh Chen dan timnya sebagai respons atas keterbatasan MMLU lama. Ketika model-model mutakhir seperti o3 OpenAI mulai mencapai skor hampir sempurna, MMLU-Pro hadir dengan 12.032 soal yang lebih menantang, memperluas pilihan jawaban dan menekankan penalaran, sehingga berhasil membedakan kemampuan model yang sebelumnya tampak setara. Chen juga terlibat dalam MMMU, tolok ukur multimodal yang mengevaluasi pemahaman model terhadap gambar, grafik, dan teks secara terintegrasi. MMMU-Pro kemudian menyempurnakannya dengan memastikan model tidak bisa mengandalkan teks saja. Latar belakang Chen dalam pemahaman informasi kompleks dan pengembangannya di Google DeepMind untuk proyek Gemini memberinya wawasan mendalam. Ia mendirikan TIGERLab (atau "Geng Harimau"), yang tidak hanya fokus pada evaluasi tetapi juga riset model, seperti UniVideo untuk video dan MoCha untuk karakter virtual. Saat ini, Chen bergabung dengan Meta Super Intelligence Lab, terus berkontribusi pada data dan evaluasi multimodal. Karyanya mengingatkan bahwa di balik kemajuan AI yang terlihat, ada banyak talenta seperti dirinya yang membangun fondasi penting bagi perkembangan industri.

marsbit06/19 09:21

Di Balik Skor AI, Ada "Pembuat Soal" Seorang Tionghoa

marsbit06/19 09:21

活动图片