# Artikel Terkait Peringkat

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Peringkat", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Peringkat Platform Perdagangan 2025: Volume Perdagangan Spot CEX Naik Tipis, Binance Tetap Memimpin Secara Mutlak

Ringkasan Peringkat Platform Perdagangan 2025: Volume Perdagangan Spot CEX Naik Tipis, Binance Tetap Dominan Pada tahun 2025, volume perdagangan spot di CEX (bursa terpusat) mengalami kenaikan kecil sebesar 3,6% secara year-on-year (yoy). Sementara itu, volume perdagangan berjangka (kontrak) menunjukkan pertumbuhan yang lebih signifikan, naik 27% yoy, dengan HTX dan Kucoin mencatat kenaikan lebih dari 60%. Binance mempertahankan posisi teratas dengan volume perdagangan spot sekitar $7,3 triliun dan volume kontrak melebihi $27 triliun, yang setara dengan gabungan peringkat dua hingga empat. Data ini mengonfirmasi bahwa perdagangan berjangka tetap menjadi bisnis inti CEX. Namun, metrik yang lebih granular menunjukkan bahwa volume perdagangan, ukuran pengguna, dan pengaruh platform tidak selalu selaras. Unduhan aplikasi untuk CEX mainstream justru turun 35,47% yoy. Binance memimpin dalam hal unduhan aplikasi (sekitar 50,52 juta) dan lalu lintas web (lebih dari 600 juta kunjungan), menunjukkan cakupan pengguna globalnya yang luas. Coinbase, meski peringkat volumenya lebih rendah, unggul di sisi pengguna, menempati posisi kedua untuk unduhan aplikasi dan lalu lintas web, yang mencerminkan pengaruhnya di pasar yang patuh regulasi dan di kalangan pengguna baru. Di sektor Perp DEX (bursa terdesentralisasi untuk perdagangan berjangka), Hyperliquid mencatat volume kontrak tertinggi (hampir $3 triliun), namun lalu lintas webnya relatif rendah, menunjukkan bahwa basis penggunanya mungkin didominasi oleh trader profesional dan frekuensi tinggi. Meski ukuran pengguna Perp DEX masih relatif kecil dibandingkan CEX, pertumbuhannya pada tahun 2025 telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.

marsbit01/19 07:42

Peringkat Platform Perdagangan 2025: Volume Perdagangan Spot CEX Naik Tipis, Binance Tetap Memimpin Secara Mutlak

marsbit01/19 07:42

Kontroversi Peringkat USDT: 'Penggaris Stabilitas' S&P, 'Debat Pasar' Tether, dan Transformasi Menjadi 'Bank Sentral Bayangan'

Peringkat stabilitas USDT diturunkan oleh S&P Global dari "terbatas" menjadi "lemah" pada November 2025, memicu perdebatan sengit antara standar TradFi dan realitas pasar crypto. S&P menilai cadangan USDT—24% aset volatil (BTC, emas, pinjaman) dan kurangnya transparansi—berisiko tinggi dalam skenario penarikan massal. Namun, Tether membantah dengan menekankan rekam jejak USDT yang tetap stabil melalui 8 krisis sebelumnya, serta struktur cadangan real-time yang mereka klaim lebih transparan daripada beberapa dana moneter tradisional. Inti konflik terletak pada perbedaan paradigma penilaian risiko: S&P berfokus pada *kemampuan penebusan* dalam kondisi ekstrem, sementara Tether berargumen bahwa stabilitasnya didukung oleh *likuiditas pasar dan mekanisme清算链上* crypto, bukan hanya cadangan tradisional. Tether secara strategis meningkatkan alokasi BTC dan emas (dari 12% pada 2023 menjadi 24% pada 2025) untuk lindung nilai inflasi, diversifikasi, dan hasil siklus. Transformasi ini mengarah pada model seperti "bank sentral bayangan", dengan cadangan aset keras, jaringan distribusi global, dan bahkan investasi energi. Namun, profitabilitasnya yang bergantung pada apresiasi BTC/emas berisiko selama bear market atau penurunan suku bunga. Ke depan, sistem peringkat perlu berkembang melampaui stabilitas penebusan untuk mencakup juga penilaian risiko investasi (kualitas pendapatan, eksposur, tata kelola), mencerminkan evolusi stablecoin menjadi alat yang lebih kompleks.

marsbit12/12 02:25

Kontroversi Peringkat USDT: 'Penggaris Stabilitas' S&P, 'Debat Pasar' Tether, dan Transformasi Menjadi 'Bank Sentral Bayangan'

marsbit12/12 02:25

活动图片