# Artikel Terkait Proyek Crypto

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Proyek Crypto", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Bernstein: Kegagalan CLARITY Act Dapat Mempercepat Pengembangan Regulasi Kripto oleh SEC dan CFTC

Analis Bernstein menyatakan kemungkinan disahkannya RUU CLARITY Act pada tahun 2026 semakin mengecil. Mereka memperkirakan bahwa kegagalan rancangan undang-undang ini justru dapat mendorong Badan Pengawas Sekuritas dan Bursa AS (SEC) serta Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) untuk mempercepat penyusunan aturan bagi industri kripto melalui inisiatif Project Crypto. Waktu untuk pengesahan RUU sebelum reses Senat hampir habis. Kegagalan ini diprediksi memicu reaksi negatif jangka pendek di pasar, tetapi bukan berarti reformasi regulasi akan terhenti. Tanpa UU baru, SEC dan CFTC diperkirakan akan mempercepat publikasi pedoman terkait klasifikasi token, aturan untuk DeFi dan penyimpanan aset mandiri, serta memperkenalkan "pengecualian inovasi" sementara untuk penerbitan token tertentu tanpa mengklasifikasikannya sebagai sekuritas. Regulator AS juga diproyeksikan tetap mendukung pengembangan aset riil yang ditokenisasi (RWA), futures abadi, dan pasar prediksi. Namun, kegagalan CLARITY Act disebut sebagai kekecewaan karena ia dapat memberikan kepastian regulasi jangka panjang dan mendorong investasi lebih lanjut dari bank, broker, dan bursa ke sektor aset digital. Sebelumnya, Grayscale Investments telah mendesak Senat AS untuk mengadakan pemungutan suara sebelum reses Agustus. Jaksa Agung New York Letitia James menentang RUU tersebut, dengan alasan dapat membatasi penegakan hukum di tingkat negara bagian dan mempersulit pemberantasan penipuan kripto, sehingga menyerukan aturan yang lebih ketat dari Kongres.

cryptonews.ru11j yang lalu

Bernstein: Kegagalan CLARITY Act Dapat Mempercepat Pengembangan Regulasi Kripto oleh SEC dan CFTC

cryptonews.ru11j yang lalu

活动图片