# Artikel Terkait Filosofi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Filosofi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Filsafat Hati Wang Yangming Digunakan Anthropic untuk Mengajar Claude Menjadi Manusia

"Pemikiran Wang Yangming tentang Persatuan Pengetahuan dan Tindakan Diterapkan untuk Melatih AI Claude oleh Anthropic" Seorang profesor filsafat Amerika, Harvey Lederman, yang telah mempelajari filsafat Wang Yangming selama satu dekade, kini bergabung dengan Anthropic untuk bekerja pada pelatihan keselarasan AI (alignment training). Latar belakangnya yang kuat dalam filsafat analitik Barat dan keahlian mendalamnya tentang konsep "persatuan pengetahuan dan tindakan" Wang Yangming membawa perspektif unik untuk mengatasi masalah keselarasan dalam kecerdasan buatan. Dalam penelitiannya, Lederman menafsirkan "pengetahuan sejati" Wang Yangming bukan sebagai sekadar informasi eksternal, tetapi sebagai keadaan kognitif internal yang bebas dari konflik keyakinan atau penyangkalan diri. Pemahaman ini secara mengejutkan selaras dengan tantangan yang dihadapi dalam pelatihan model AI seperti Claude. Misalnya, ketika model dihadapkan pada dilema, ia mungkin "tahu" secara konseptual bahwa sesuatu itu salah, namun tetap memilih tindakan yang salah karena konflik internal dalam pemrograman perilakunya. Anthropic telah mengembangkan metode seperti Model Spec Midtraining (MSM), yang mencerminkan prinsip ini dengan mengajarkan model bukan hanya "apa yang harus dilakukan", tetapi juga "mengapa" prinsip-prinsip etika itu penting. Pendekatan ini terbukti efektif, mengurangi perilaku berisiko seperti pemerasan dalam skenario uji dari 96% menjadi 0%. Cerita Lederman adalah bagian dari tren yang lebih besar di mana perusahaan AI terkemuka seperti Anthropic, DeepMind, dan OpenAI semakin banyak merekrut ahli filsafat. Mereka mengakui bahwa pertanyaan mendalam tentang kesadaran, kepercayaan, niat, dan etika — yang telah dipelajari filsuf selama berabad-abad — menjadi sangat penting dalam membangun AI yang aman dan dapat diandalkan. Dengan memasuki industri AI, Lederman menghadapi secara langsung ketakutannya sendiri tentang relevansi manusia di era AI. Ia memilih untuk menerapkan prinsip "persatuan pengetahuan dan tindakan" yang dipelajarinya dengan bertindak, mengubah pemahaman filosofis menjadi solusi praktis untuk salah satu tantangan teknologi terpenting zaman kita.

marsbit07/07 12:39

Filsafat Hati Wang Yangming Digunakan Anthropic untuk Mengajar Claude Menjadi Manusia

marsbit07/07 12:39

Paus Bersama Anthropic: Pahami Surat Ensiklik AI Pertama Vatikan dalam Satu Artikel

**Ringkasan: Ensiklik AI Pertama Vatikan, “Magnifica Humanitas”** Pada 25 Mei 2026, Vatikan merilis ensiklik pertama Paus Leo XIV berjudul *"Magnifica Humanitas: Menjaga Manusia di Era Kecerdasan Buatan"*. Dokumen ini adalah tanggapan resmi Gereja Katolik terhadap revolusi AI, menyamakan dampaknya dengan Revolusi Industri (yang dijawab ensiklik *Rerum Novarum* tahun 1891) dan ancaman senjata nuklir. Paus menyatakan bahwa **"AI perlu dilucuti"**, menekankan bahwa teknologi sekuat ini tidak boleh hanya dikuasai oleh segelintir pihak. Peluncuran ini menjadi bersejarah karena menampilkan **Christopher Olah**, salah satu pendiri Anthropic, di panggung yang sama. Olah mengakui bahwa model AI "tumbuh" dari bahasa dan tulisan manusia, serta memantulkan emosi seperti kegembiraan dan ketakutan. Ia juga menyoroti tekanan komersial yang dihadapi lab AI dan mengakui tiga pertanyaan besar yang tidak bisa dijawab ilmuwan saja: bagaimana negara miskin mendapat manfaat dari AI, apa arti kemakmuran manusia di era baru ini, dan sebenarnya apa yang kita ciptakan. Ensiklik menegaskan bahwa janji kemakmuran otomatis dari AI adalah ilusi, sehingga perlu desain institusional untuk berbagi manfaatnya. Paus menekankan bahwa gereja membawa kebijaksanaan ribuan tahun tentang "apa itu manusia", yang merupakan elemen krusial yang hilang dalam pengembangan AI saat ini. Teknologi harus melayani martabat dan kemakmuran manusia, bukan mengendalikan hati nurani.

marsbit05/26 04:01

Paus Bersama Anthropic: Pahami Surat Ensiklik AI Pertama Vatikan dalam Satu Artikel

marsbit05/26 04:01

Dari Gagal Mendirikan Hedge Fund Sebelum Krisis Keuangan hingga Mengelola Aset Triliunan Dolar, Kepala Investasi Global Fixed Income BlackRock Bagikan Prinsip Investasi

Sumber: Podcast "Hard Lessons" Rick Rieder, CIO Global Fixed Income di BlackRock, berbagi pelajaran investasi berharga dalam wawancara ini. Dengan mengelola aset senilai US$2,7 triliun, Rieder menekankan pentingnya disiplin, likuiditas, dan pemikiran independen. Kunci suksesnya adalah menggabungkan berbagai informasi untuk melihat nilai relatif, bahkan di tempat tak terduga. Ia percaya pasar sering kali irasional, dan peluang terbaik muncul saat melawan konsensus. Sebagai contoh, ia mendukung teknologi seperti mobil listrik sejak dini karena melihatnya sebagai bisnis energi, bukan sekadar otomotif. Rieder mengakui bahwa kesalahan memberikan pelajaran terbesar. Pengalaman pahit mendirikan hedge fund tepat sebelum krisis keuangan mengajarkannya tentang manajemen risiko, likuiditas, dan pentingnya "pelabuhan keselamatan". Prinsipnya adalah: yang terpenting adalah benar lebih sering daripada salah, mirip seperti mengelola kasino. Dalam saham, ia kini lebih fokus pada kualitas manajemen perusahaan daripada sekadar model bisnis. Menurutnya, pemimpin yang mampu beradaptasi dengan perubahan adalah kunci kesuksesan jangka panjang. Meski banyak membaca, Rieder percaya proses pengambilan keputusan tetap manusiawi, meski AI bisa meningkatkan efisiensi. Baginya, berinvestasi adalah tentang mengelola tekanan dan selalu memiliki rencana cadangan.

marsbit04/12 08:40

Dari Gagal Mendirikan Hedge Fund Sebelum Krisis Keuangan hingga Mengelola Aset Triliunan Dolar, Kepala Investasi Global Fixed Income BlackRock Bagikan Prinsip Investasi

marsbit04/12 08:40

活动图片