Bloomberg: Pemulihan Hanyalah Ilusi, Regulasi Kripto China Masuk ke Musim Dingin yang Dalam
Pembuat kebijakan China semakin memperketat pengawasan cryptocurrency, menutup harapan untuk penerbitan stablecoin yang dipatok ke yuan di luar negeri. Larangan ini, diumumkan pada 7 Februari, melarang entitas domestik menerbitkan token digital di luar negeri dan melarang penerbitan stablecoin terikat renminbi tanpa persetujuan, dengan alasan melindungi kedaulatan moneter.
Kebijakan ini merupakan kemunduran signifikan bagi Hong Kong, yang telah berupaya membangun pusat aset digital. Meskipun telah memberikan lisensi ke 11 bursa kripto, larangan stablecoin yuan membatasi potensi pertumbuhannya. Perusahaan seperti Ant Group dan JD.com dilaporkan telah menghentikan rencana stablecoin mereka setelah intervensi Beijing.
Analis mencatat bahwa langkah ini telah menghilangkan ketidakpastian di pasar dan memperjelas batasan yang ada. Namun, hal ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan aset digital di wilayah tersebut, mengingat kontrol modal China yang ketat pada dasarnya tidak sesuai dengan kebebasan stablecoin. Data dari Coinglass menunjukkan penurunan minat investor, dengan open interest kontrak berjangka Bitcoin turun sekitar 50% dari puncaknya pada Oktober.
marsbit02/11 12:14