SpaceX Bernilai Triliunan, Siapa "Satu-Satunya Alternatif"-nya?
Rocket Lab (RKLB), perusahaan kedirgantaraan komersial, melaporkan kinerja keuangan Q1 2026 yang melampaui ekspektasi pasar, dengan pendapatan melonjak 63,5% menjadi $200,3 juta. Kenaikan harga sahamnya yang signifikan mencerminkan antusiasme investor yang melihatnya sebagai alternatif utama atau "pengganti" dari SpaceX yang bernilai triliunan dolar.
Alasan utamanya adalah Rocket Lab dianggap meniru jalur sukses SpaceX. Roket kecil "Electron" mereka telah sukses secara komersial dan berteknologi daur ulang. Kini, mereka mengembangkan roket menengah-besar "Neutron" yang dirancang untuk bersaing langsung dengan Falcon 9 milik SpaceX, dengan fitur inovatif seperti fairing "HungryHippo" yang terintegrasi. Selain itu, seperti SpaceX dengan Starlink, Rocket Lab juga memiliki bisnis sistem luar angkasa yang kuat (mencakup komponen satelit), menciptakan ekosistem "peluncuran + manufaktur".
Meski valuasi Rocket Lab (~$45 miliar) masih jauh di bawah SpaceX (~$1,75-2 triliun), perbedaan inilah yang menawarkan potensi imbal hasil (upside) yang menarik bagi investor. Kesuksesan Neutron, yang dijadwalkan uji terbang perdana akhir 2026, akan menjadi titik balik kritis untuk mengubah logika valuasi perusahaan. Namun, risiko terbesarnya adalah keterlambatan atau kegagalan dalam pengembangan dan penerbangan perdana Neutron, yang dapat menguji ketahanan valuasi sahamnya.
marsbit05/08 13:46