# Artikel Terkait Hukum Moore

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Hukum Moore", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Terbaru! Anthropic Serukan Semua Pihak untuk Hentikan Penelitian AI

**Ringkasan Artikel: Anthropic Serukan Penghentian Penelitian AI** Anthropic baru saja mempublikasikan temuan mengejutkan melalui blog resmi mereka: AI telah memulai proses evolusi mandiri, atau *recursive self-improvement* (RSI). Data internal menunjukkan bahwa model mereka, Claude, kini menulis lebih dari 80% kode yang digunakan di internal Anthropic—lonjakan drastis dari sebelumnya yang hanya berupa angka tunggal. Produktivitas insinyur melonjak delapan kali lipat per kuartal pada 2026 dibandingkan periode 2021-2025, didorong oleh kemampuan coding Claude. Yang lebih mengkhawatirkan adalah peningkatan kualitas dan kreativitasnya. Dalam tugas pemrograman yang kompleks dan terbuka, tingkat keberhasilan Claude naik dari 26% menjadi 76% hanya dalam enam bulan. Claude bahkan kini digunakan untuk mereview kode, berhasil mencegah sepertiga bug yang sebelumnya lolos dari insinyur manusia. Anthropic memperkenalkan metrik baru: "durasi tugas perangkat lunak yang dapat diselesaikan AI secara mandiri." Kemampuan ini berlipat ganda setiap empat bulan. Jika tren berlanjut, pada 2027 AI dapat mengerjakan proyek yang memakan waktu manusia berminggu-minggu. Peran manusia dalam pengembangan AI semakin menyempit, dari penulis kode, reviewer, hingga pelaksana eksperimen. Keunggulan terakhir manusia saat ini mungkin hanya "selera penelitian," namun ini bisa saja segera tersaingi. Anthropic menggarisbawahi tiga kemungkinan masa depan RSI: stagnasi, akselerasi dengan kendali manusia, atau AI yang sepenuhnya mendesain generasi penerusnya sendiri—sebuah skenario yang membawa manfaat besar sekaligus risiko kegagalan *alignment* dan kehilangan kendali. Oleh karena itu, Anthropic secara terbuka menyerukan perlambatan atau bahkan jeda dalam perlombaan pengembangan AI, **asalkan ada mekanisme terverifikasi yang dapat memastikan semua laboratorium AI mematuhinya**. Seruan ini mendapat gema dari OpenAI yang juga mengaku melihat tanda-tanda awal RSI dalam sistem mereka.

marsbit06/05 00:30

Terbaru! Anthropic Serukan Semua Pihak untuk Hentikan Penelitian AI

marsbit06/05 00:30

τ Scaling: Mesin Pertumbuhan Baru yang Dirancang Huawei untuk Era Pasca-Moore

Selama 60 tahun terakhir, industri semikonduktor bergerak dengan menyusutkan ukuran transistor (Hukum Moore). Namun, jalan ini kini mandek: keuntungan proses di bawah 7nm merosot, biaya lithografi sangat tinggi, biaya desain chip melampaui $10 miliar, dan biaya per transistor justru naik. Tim semikonduktor Huawei, berdasarkan 6 tahun penelitian dan 381 chip produksi massal, mengusulkan arah baru: **τ Scaling (Skala Tau)**. Alih-alih berfokus pada ukuran, teori ini menjadikan **waktu** sebagai metrik pengoptimalan inti, dengan menekan waktu karakteristik (τ) secara menyeluruh di seluruh rantai, dari sakelar transistor (pikodetik) hingga tugas di pusat data (detik), mencakup 12 orde besaran. Intinya: **dulu berkompetisi siapa yang lebih kecil, sekarang siapa yang lebih cepat, latensi lebih rendah, dan efisiensi lebih tinggi.** **Apa itu τ Scaling?** τ adalah delay / konstanta waktu di setiap lapisan, dibagi menjadi empat: transistor (kecepatan sakelar), sirkuit (delay transmisi sinyal), chip (delay komputasi dan akses memori), dan sistem (waktu komunikasi ujung-ke-ujung). Tujuannya adalah menekan τ secara holistik di seluruh tumpukan teknologi. **Implementasi di Ponsel: LogicFolding** Tanpa meningkatkan proses manufaktur, chip ditumpuk secara vertikal (3D) dengan *hybrid bonding* presisi tinggi untuk mendistribusikan jalur kritis ke beberapa lapisan. Hasilnya: kepadatan transistor naik 55%, efisiensi energi naik 41%, frekuensi SRAM naik >40%. Target frekuensi Kirin: 3.1GHz pada 2026 dan 4GHz pada 2029. **Implementasi di Pusat Data AI: Tekan Latensi Seluruh Rantai** Intinya adalah mengurangi waktu komunikasi, yang menyumbang 80% konsumsi energi dan 70% biaya. 1. **Unified Bus:** Menghapus protokol berlapis, mengurangi delay akses jarak jauh dari puluhan mikrodetik menjadi sekitar 100 nanodetik (500x lebih cepat). 2. **Interkoneksi Optik Hi-ONE:** Kecepatan 8Tb/s per modul, jarak diperpanjang dari 1 meter (tembaga) menjadi 100 meter (serat optik), mendukung kluster puluhan ribu chip. 3. **3D Folding:** Mengatasi keterbatasan antarmuka pada kemasan 2.5D dengan mengintegrasikan memori, catu daya, dan port optik secara vertikal, memungkinkan skalabilitas seimbang dengan daya komputasi. **Reintegrasi Logika dan Memori** Di era AI, perpindahan data lebih kritis daripada komputasi. Karena itu, memori dan unit logika harus terintegrasi erat secara 3D, menggeser pusat gravitasi industri ke memori dan kemasan lanjutan. **Tantangan yang Tersisa** Termasuk adaptasi alat EDA untuk desain 3D, optimasi variasi proses dan loss interkoneksi vertikal antar wafer, serta penyusunan standar baru untuk efisiensi energi dan pengukuran kinerja. **Kesimpulan** Era penyusutan ukuran Hukum Moore telah berakhir, digantikan oleh era penskalaan waktu. Dengan optimasi arsitektur sistem, penumpukan 3D, dan interkoneksi, peningkatan berkelanjutan dalam kinerja dan efisiensi tetap mungkin tanpa selalu bergantung pada teknologi lithografi paling mutakhir. Ini akan menjadi jalur inti semikonduktor untuk 10 tahun ke depan.

marsbit05/25 05:36

τ Scaling: Mesin Pertumbuhan Baru yang Dirancang Huawei untuk Era Pasca-Moore

marsbit05/25 05:36

活动图片