# Artikel Terkait Penambangan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Penambangan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Outlook TradFi x Crypto 2026: 8 Kekuatan Makro dan 7 Tren Investasi yang Akan Mendominasi Tahun 2026

Ringkasan Laporan CoinFound: Prospek TradFi x Crypto 2026 Tahun 2026 akan menjadi periode akselerasi untuk "Keuangan yang Dapat Diprogram". Laporan ini mengidentifikasi 8 kekuatan makro dan 7 tren investasi utama. **Kekuatan Makro Penting:** - Krisis kepercayaan pada sistem fiat dan kembalinya minat pada aset berwujud seperti emas & Bitcoin. - Geopolitik mendorong adopsi sistem penyelesaian paralel berbasis blockchain. - AI membutuhkan stablecoin untuk pembayaran otomatis antar mesin. - Perusahaan tambang kripto bertransformasi menjadi pusat komputasi hybrid yang berharga. - Aset RWA (Real World Assets) berkembang dari sekadar penerbitan menuju pemanfaatan untuk efisiensi likuiditas. - Kredit privat beralih ke audit transparan berbasis blockchain. - Konsolidasi infrastruktur oleh raksasa keuangan. - Ketergantungan struktural pada aset kripto di pasar emerging. **7 Tren Investasi 2026:** 1. Ledakan struktural pasar RWA. 2. Stablecoin 2.0 berebut infrastruktur pembayaran global. 3. Likuiditas tokenisasi saham yang berkembang pesat. 4. Kredit privat RWA beralih ke model "didorong aset". 5. Tokenisasi emas & komoditas membuka era baru "collateralisasi aset penuh". 6. Konsentrasi likuiditas RWA. 7. Kebangkitan saham terkait kripto dan konsolidasi DAT. Tahun 2026 akan ditandai dengan ledakan likuiditas di pasar sekunder dan ekspansi kredit, menyatukan TradFi dan Crypto di bawah payung "On-chain Finance".

marsbit01/22 05:47

Outlook TradFi x Crypto 2026: 8 Kekuatan Makro dan 7 Tren Investasi yang Akan Mendominasi Tahun 2026

marsbit01/22 05:47

Hashrate Global Bitcoin Turun 15% dari Puncak, Apakah Para Penambang Beralih ke AI?

Kekuatan komputasi (hash rate) Bitcoin telah turun sekitar 15% dari puncak Oktober, mencapai sekitar 977 EH/s, menunjukkan penurunan profitabilitas yang memicu pemadaman mesin atau "penyerahan" miner. Penurunan ini telah berlangsung hampir 60 hari, dengan indikator Hash Ribbon mengonfirmasi tekanan jangka pendek pada pasokan Bitcoin. Profitabilitas pertambangan terus menurun selama lima bulan, dengan pendapatan harian per EH/s turun 7% pada Desember 2025 dan mencapai level terendah sepanjang masa. Biaya listrik break-even untuk miner seperti S19 XP juga turun, mencerminkan memburuknya ekonomi marginal operasi penambangan. Faktor lain yang memengaruhi termasuk pengawasan regulasi, seperti penutupan tambang di Xinjiang yang menyebabkan 1,3 GW kapasitas offline. Sebagai respons, banyak perusahaan pertambangan beralih ke pusat data AI, memanfaatkan infrastruktur listrik murah (3-5 sen/kWh) dan bandwidth tinggi. Dua model bisnis utama yang diadopsi adalah penyewaan komputasi awan (seperti IREN dengan Microsoft) dan penyewaan kapasitas listrik (model colocation). Namun, laporan VanEck menunjukkan bahwa penurunan hash rate bisa menjadi faktor positif, karena secara historis dikaitkan dengan probabilitas yang lebih tinggi (77%) dan imbal hasil rata-rata yang lebih besar (+72%) untuk harga Bitcoin dalam 180 hari ke depan. Tekanan jangka pendek dapat mempercepat konsolidasi industri tanpa menandakan kemunduran jangka panjang.

marsbit01/20 07:11

Hashrate Global Bitcoin Turun 15% dari Puncak, Apakah Para Penambang Beralih ke AI?

marsbit01/20 07:11

活动图片