# Artikel Terkait Militer

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Militer", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Polymarket dan Kalshi Kini Diselidiki Kongres — Bukti yang Memicu Penyidikan Sulit Diabaikan

Ketua Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintah DPR AS, James Comer, mengumumkan investigasi formal terhadap platform pasar prediksi Polymarket dan Kalshi pada 22 Mei. Investigasi ini dipicu oleh serangkaian perdagangan mencurigakan yang terkait dengan operasi militer rahasia AS dan peristiwa geopolitik. Comer meminta CEO kedua perusahaan menjelaskan cara platform mereka mendeteksi dan mencegah perdagangan orang dalam. Bukti yang memicu penyelidikan termasuk laporan tentang seorang prajurit pasukan khusus AS yang ditangkap karena bertaruh di Polymarket mengenai operasi militer AS di Venezuela, beberapa jam sebelum operasi tersebut menjadi pengetahuan publik. Pedagang terpisah dilaporkan memperoleh hampir $1 juta dengan tingkat keberhasilan 93% dari taruhan pada operasi AS dan Israel yang belum diumumkan terhadap Iran. Pola terkoordinasi juga terlihat di mana puluhan akun baru meraup jutaan dolar tepat sebelum pengumuman serangan atau gencatan senjata. Kalshi menyatakan siap bekerja sama dengan komite dan menegaskan memiliki perlindungan komprehensif, sementara Polymarket belum memberikan tanggapan. Kedua platform baru-baru ini memperbarui aturan dan alat pengawasan. Volume perdagangan gabungan mereka mencapai puluhan miliar dolar pada Maret 2026 saja. Investigasi kongres ini merupakan ancaman serius yang berpotensi mengubah cara operasi platform pasar prediksi dan kerangka pengawasan yang berlaku.

bitcoinist05/22 17:34

Polymarket dan Kalshi Kini Diselidiki Kongres — Bukti yang Memicu Penyidikan Sulit Diabaikan

bitcoinist05/22 17:34

Perundingan AS-Iran Berakhir Tanpa Hasil, Selat Hormuz Jadi Salah Satu Kendala Terbesar, Peringatan Penenggelaman AS oleh Iran atas Aksi 'Pembersihan Ranjau' yang Diumumkan Tinggi

Perundingan bersejarah tingkat tinggi antara AS dan Iran di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan setelah 21 jam pembicaraan. Insiden utama yang memanas adalah konfrontasi militer di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital global. Presiden AS Donald Trump mengklaim pasukannya "mulai membersihkan ranjau" dan menenggelamkan 28 kapal Iran, namun Iran membantah dan menyatakan masih mengendalikan penuh selat tersebut. Iran mengancam akan menenggelamkan kapal perang AS jika melanjutkan pelayaran, memaksa kapal tersebut berbalik arah. Perbedaan pendapat mendasar terlihat dari narasi kedua pihak: AS bersikeras pada hak lintas berdasarkan hukum internasional, sementara Iran memberlakukan pembatasan ketat dan sistem bayar untuk kapal yang melintas. Para analis menilai insiden ini sebagai uji coba dari AS untuk mengukur reaksi Iran, dengan kedua belah pihak masih menunjukkan pengekangan. Isu kendali atas Selat Hormuz menjadi titik sengketa paling mendesak, sementara perbedaan tradisional seperti program nuklir Iran dan dukungan kepada kelompok regional tetap tidak terselesaikan. Keikutsertaan pihak garis keras dalam delegasi Iran juga memperumit prospek perundingan. Stabilitas jalur energi global dan kelanjutan proses diplomatik lebih luas antara AS-Iran kini bergantung pada pengelolaan ketegangan di Selat Hormuz pasca-kegagalan perundingan ini.

marsbit04/12 05:45

Perundingan AS-Iran Berakhir Tanpa Hasil, Selat Hormuz Jadi Salah Satu Kendala Terbesar, Peringatan Penenggelaman AS oleh Iran atas Aksi 'Pembersihan Ranjau' yang Diumumkan Tinggi

marsbit04/12 05:45

活动图片