# Artikel Terkait MaaS

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "MaaS", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Bagaimana Ekonomi Token Mengubah Aturan Bisnis 'Timbangan dan Ukuran' AI | Observasi Industri ToB

Ekonomi Token sedang mengubah aturan bisnis AI dengan menjadi "unit pengukur" baru. Dalam dua tahun, penggunaan harian Token di China melonjak lebih dari 1.000 kali lipat, mencerminkan pertumbuhan pasar MaaS yang pesat. Namun, muncul masalah mendasar: berapa nilai Token dan siapa yang menetapkan harganya? Nilai Token sangat bervariasi antar industri, dengan perbedaan hingga 100.000 kali lipat antara sektor seperti pengembangan obat-obatan dan aplikasi obrolan biasa. Untuk memahami dinamika ini, Presiden Strategi Tiongkok Lenovo, Ablimit (A Mu), mengusulkan "Tiga Hukum" ekonomi Token: 1. **Hukum Inersia:** Biaya per Token terus menurun karena inovasi teknologi, optimasi sistem, dan penjadwalan runtime yang cerdas. 2. **Hukum Akselerasi:** Nilai yang dihasilkan per Token meningkat pesat seiring dengan kedalaman integrasi AI dalam proses bisnis, kedalaman rekayasa pendukung, dan kesiapan infrastruktur serta tata kelola. 3. **Hukum Singularitas:** Titik di mana kurva nilai yang dihasilkan AI melampaui kurva biayanya, mengubah AI dari alat penghemat biaya menjadi generator nilai inovatif skala besar. Di sisi praktis, banyak perusahaan menghadapi kejutan anggaran karena biaya AI yang melonjak, seringkali didorong oleh penggunaan yang tidak optimal (seperti menulis laporan mingguan) atau "inflasi Token" dari agen cerdas yang kompleks. Tantangan lainnya termasuk kurangnya transparansi harga dan variasi kualitas Token. Industri merespons dengan upaya standardisasi (seperti kerangka "Layanan Token Berkualitas Tinggi" dari CAICT) dan solusi praktis seperti "Pabrik Token" Lenovo, yang bertujuan membuat produksi Token lebih efisien dan terukur. Intinya, masa depan ekonomi Token terletak pada memastikan setiap penggunaan AI memberikan nilai nyata, mengubah AI dari biaya menjadi mesin inovasi yang terukur.

marsbit07/07 02:38

Bagaimana Ekonomi Token Mengubah Aturan Bisnis 'Timbangan dan Ukuran' AI | Observasi Industri ToB

marsbit07/07 02:38

Dapatkah Alibaba Cloud Menulis Ulang Dirinya Sendiri?

Selama lima bulan terakhir, pendapatan MaaS Alibaba Cloud tumbuh 15 kali lipat, mencerminkan upaya transformasi mendalam. Dalam sebuah puncak acara, Alibaba Cloud mengumumkan penyelesaian peningkatan tumpukan penuh "chip-cloud-model-inferensi" yang ter-Agent-kan, meluncurkan situs web produk AI baru "Qianwen Cloud", server super-node dengan chip AI in-house "Zhenwu M890", dan model flagship terbaru Qwen3.7-Max. Menurut Liu Weiguang, Wakil Presiden Senior, mereka sedang membangun "pabrik AI terbesar di Tiongkok." Logika produksinya: chip sebagai bahan baku, cloud sebagai bengkel, model sebagai mesin, platform inferensi sebagai lini perakitan, dengan Token sebagai produk akhir. Inti transformasi ini adalah mengubah sistem yang selama 17 tahun dibangun untuk "manusia menggunakan cloud" menjadi sistem baru di mana "Agent mengonsumsi Token." **Chip: Dimainkan Sekarang untuk Kontrol Biaya** Alibaba Cloud meluncurkan chip AI generasi baru Zhenwu M890 dan memaparkan peta jalan chip dua tahun. Dengan 56 juta chip yang telah dikirimkan ke lebih dari 400 pelanggan, strateginya adalah meniru Google yang mengintegrasikan TPU dengan Gemini untuk efisiensi biaya. Dalam persaingan masa depan, kemenangan akan ditentukan oleh kemampuan setiap chip menghasilkan Token berkualitas tinggi dengan biaya lebih rendah. Chip menjadi fondasi perang biaya ini. **Mengubah Cloud untuk Kebutuhan Agent** Cloud tradisional dirancang untuk interaksi manusia (konsol web, tombol). Agent membutuhkan antarmuka terstruktur, protokol standar, dan umpan balik yang dapat diprediksi. Beban kerja Agent bersifat elastis tak teratur, siklus hidup singkat, dan melonjak secara instan. Alibaba Cloud merespons dengan: 1) Mengubah produk cloud menjadi "Skill" yang dapat dipanggil Agent seperti fungsi; 2) Membangun lingkungan eksekusi khusus untuk Agent (sandbox ringan, kolaborasi multi-Agent); 3) Beralih dari penjadwalan sumber daya ke penjadwalan tugas. Dalam skenario ini, pertumbuhan pendapatan Token justru mendorong permintaan sumber daya cloud tradisional. **Model: Dari "Berbicara Baik" ke "Mampu Mengerjakan"** Qwen3.7-Max, yang berada di peringkat teratas dalam peringkat global, kini difokuskan pada kemampuan eksekusi. Contohnya, model ini berhasil menulis dan mengoptimalkan kernel komputasi AI untuk chip Zhenwu M890 dari nol dalam 35 jam tanpa intervensi manusia, meningkatkan kinerja 10x. Platform "Bailian" juga ditingkatkan untuk mendukung kebutuhan inferensi semacam ini, tetap terbuka untuk model pihak ketiga. **Taruhan Utama dan Tantangan Transformasi** Logika transformasi ini jelas saat pertumbuhan AI melampaui bisnis cloud tradisional. Namun, eksekusinya sulit. Alibaba Cloud mengubah struktur pendapatan, hubungan pelanggan (dari departemen IT ke unit bisnis/CEO), dan sistem penjualan. Metrik kunci bergeser ke "Token berkualitas tinggi" yang menyelesaikan masalah nyata, jumlah sistem bisnis inti yang terintegrasi model, dan efisiensi Agent. Meski masa depan tidak pasti, Alibaba Cloud bertaruh dengan sikap agresif layaknya startup bahwa AI adalah peluang yang jauh lebih besar. Transformasi total ini adalah pesan inti dari puncak acara mereka.

marsbit05/20 10:26

Dapatkah Alibaba Cloud Menulis Ulang Dirinya Sendiri?

marsbit05/20 10:26

活动图片