# Artikel Terkait Tanggung jawab

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Tanggung jawab", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Dolar Jaminan: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

Stablecoin memperkenalkan klaim dolar pribadi yang ditokenisasi. Meskipun penerbit, aset cadangan, dan bank penyelesaian utama berada dalam yurisdiksi AS, peredaran dan penggunaannya sebagai jaminan dapat menjadi "lepas pantai" secara ekonomi. Tulisan ini menjelaskan bahwa stablecoin terutama menggantikan fungsi saldo dolar operasional dalam sistem lepas pantai yang ada. Namun, yang lebih penting adalah pembentukan "Dolar Jaminan" (Collateral Dollar) — lapisan klaim dolar kedua yang diciptakan di atas stablecoin. Ketika stablecoin digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman, itu membuka saluran kredit terjamin. Namun, peristiwa moneter sejati hanya terjadi ketika kewajiban (liabilitas) yang dikeluarkan terhadap token jaminan ini didanai, diperpanjang, atau diterima pada nilai mendekati pari oleh pihak ketiga. Inilah yang disebut Dolar Jaminan. Elastisitas sistem ini tidak berasal dari stablecoin itu sendiri, tetapi dari neraca keuangan yang bersedia membuka dan mempertahankan liabilitas lapisan kedua tersebut. Diskonto (haircut) mencerminkan jarak antara "kontrol efektif atas token" dan "kemampuan penukaran yang andal ke dolar bank". Tekanan dalam saluran jaminan ini bekerja secara terbalik dibanding sistem dolar lepas pantai tradisional. Kerapuhan muncul di lapisan kedua (klaim atas token) jauh sebelum ada penekan pada token dasar. Peningkatan diskonto dan pemberitahuan margin call dapat memicu lingkaran setan penjualan terpaksa dan kehilangan pendanaan. Kesimpulannya, Dolar Jaminan bukanlah stablecoin itu sendiri. Ia adalah liabilitas lapisan kedua yang dikeluarkan terhadap saldo token yang dikendalikan, yang didanai dan dipertahankan pada nilai mendekati pari oleh neraca keuangan lain. Ia hanya benar-benar ada jika klaim yang dibangun di atas stablecoin tersebut bertahan dari transisi "likuiditas token" ke "likuiditas dolar bank".

链捕手07/08 06:28

Dolar Jaminan: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

链捕手07/08 06:28

Permainan Tiga Pihak di Balik Lubang $290 Juta: Siapa yang Harus Membayar? Aave, L0, atau Kelp?

**Ringkasan Kasus Kerugian $290 Juta: Aave, LayerZero, dan Kelp DAO dalam Permainan Saling Menyalahkan** Sebuah eksploitasi pada kontrak jembatan rsETH milik Kelp DAO telah menyebabkan kerugian besar sekitar $290 juta, memicu perdebatan sengit antara tiga pihak utama: Kelp DAO, LayerZero, dan Aave mengenai tanggung jawab dan solusi. **Akar Masalah:** Kerentanan terjadi pada jaringan validator terdesentralisasi (DVN) LayerZero, yang menggunakan konfigurasi 1/1, menciptakan *single point of failure*. Peretas berhasil memalsukan pesan lintas rantai (*cross-chain*), menyebabkan kontrak jembatan melepaskan 116.500 rsETH asli yang seharusnya terkunci di Ethereum mainnet. Aset ini kemudian digunakan sebagai jaminan untuk meminjam WETH di protokol seperti Aave. **Pembagian Tanggung Jawab:** - **Kelp DAO** dinilai sebagai pihak paling bertanggung jawab karena memilih konfigurasi DVN 1/1 yang sangat beris. - **LayerZero**, sebagai penyedia infrastruktur dasar, juga dipandang bersalah karena mengizinkan konfigurasi berisiko tinggi tersebut. - **Aave** memiliki tanggung jawab tidak langsung karena memberikan rasio pinjaman yang tinggi terhadap aset rsETH tanpa pengawasan lanjutan yang memadai, meskipun pernah mendapat peringatan sebelumnya. **Kebuntuan dan Dinamika:** Kelp DAO, sebagai pihak yang paling bersalah, tidak memiliki dana yang cukup untuk menutupi kerugian. Sementara itu, LayerZero (yang menghadapi krisis reputasi) dan Aave (yang mengalami potensi *bad loan* besar dan penarikan dana masif) enggan menanggung beban finansial penuh. Aave cenderung ingin memulihkan nilai rsETH di mainnet dengan mengabaikan versi *mapping*-nya di Layer-2, suatu langkah yang tidak dapat diterima oleh LayerZero karena akan merusak kepercayaan pada ekosistem *cross-chain*-nya. **Solusi Potensial:** Beberapa skenario diajukan, termasuk pembagian kerugian kepada semua pemegang rsETH (18.5%), mengabaikan rsETH di Layer-2, atau bernegosiasi dengan peretas untuk pengembalian dana dengan *bounty*. Namun, semua opsi memiliki kelemahan signifikan. Tekanan untuk segera menemukan solusi sangat besar, terutama bagi LayerZero yang layanannya ditangguhkan oleh banyak mitra dan bagi Aave yang menghadapi risiko likuidasi dan kerugian yang lebih dalam jika harga ETH turun.

Odaily星球日报04/20 08:55

Permainan Tiga Pihak di Balik Lubang $290 Juta: Siapa yang Harus Membayar? Aave, L0, atau Kelp?

Odaily星球日报04/20 08:55

活动图片