# Artikel Terkait Sengketa hukum

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Sengketa hukum", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Polymarket, sebuah platform pasar prediksi, sedang menghadapi penyelidikan luas oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). Penyebabnya adalah dugaan pemasaran menipu, termasuk menggunakan KOL berbayar untuk mempromosikan produk seperti perjudian kepada audiens AS. Investigasi ini muncul di tengah lonjakan volume perdagangan pasar prediksi yang didorong oleh Piala Dunia. Data menunjukkan pertumbuhan eksponensial industri ini. Platform seperti Kalshi dan Polymarket mencatat volume dan pendapatan yang meningkat pesat. Bahkan raksasa seperti Meta dilaporkan tertarik untuk berkolaborasi atau mengembangkan aplikasi serupa. Namun, pertumbuhan ini diiringi konflik regulasi. CFTC berselisih dengan beberapa negara bagian AS (seperti Kentucky) mengenai yurisdiksi atas pasar prediksi. Negara bagian menganggapnya sebagai perjudian ilegal, sementara CFTC mengklaim wewenang federal atas kontrak turunan "event contract". Konflik ini melibatkan kepentingan pajak negara bagian dan batas definisi antara perjudian dan pasar prediksi. Di balik layar, jaringan kepentingan yang kompleks terungkap. Donald Trump Jr. memiliki peran sebagai penasihat dan investor di kedua platform utama, Kalshi dan Polymarket. Hal ini dianggap sebagai faktor pendorong di balik dukungan politik dari pemerintahan Trump terhadap industri ini. Penyelidikan CFTC terhadap Polymarket menandai berakhirnya fase pertumbuhan liar awal dan awal dari regulasi yang lebih ketat. Meski mungkin mendinginkan euforia jangka pendek, ini dilihat sebagai langkah menuju industri yang lebih matang dan stabil di masa depan.

Odaily星球日报06/30 06:03

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Odaily星球日报06/30 06:03

Satoshi Nakamoto Terlibat Gugatan? BTC Senilai $83.7 Miliar Mau Diklaim 'Sah' oleh Orang Lain

Artikel ini membahas tuntutan hukum yang diajukan ke Mahkamah Agung New York oleh pihak anonim bernama Noah Doe dan dua perusahaan LLC dari Wyoming. Mereka mengklaim kepemilikan atas 39.069 alamat Bitcoin yang tidak aktif (dorman), yang menyimpan total sekitar 3,8 juta BTC (senilai sekitar 293,5 miliar dolar AS), berdasarkan hukum barang temuan New York. Klaim mereka yang paling kontroversial adalah mencakup 21.744 alamat yang diduga milik pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, yang berisi sekitar 1,1 juta BTC (senilai 837 miliar dolar AS). Pihak penggugat berargumen bahwa alamat-alamat ini adalah "properti hilang" karena tidak bergerak selama bertahun-tahun, dan mereka telah melakukan upaya "menemukan" serta memberitahu pemiliknya melalui notasi OP_RETURN di blockchain. Namun, analisis dari Galaxy menunjukkan banyak kelemahan dalam kasus ini. Hukum barang temuan dirancang untuk benda fisik, bukan catatan publik di blockchain. Penilaian penggugat bahwa setiap alamat hanya bernilai di bawah 10 dolar agar memenuhi syarat proses hukum cepat dinilai tidak masuk akal, mengingat rata-rata isinya bernilai jutaan dolar. Identitas anonim penggugat juga dipertanyakan. Kemenangan penggugat pun tidak akan memberi mereka kunci pribadi untuk mengakses Bitcoin. Sebaliknya, keputusan pengadilan akan berfungsi sebagai "cacat kepemilikan" yang dapat mereka gunakan untuk menantang dan membekukan aset tersebut jika suatu hari Bitcoin-Bitcoin itu ditransfer ke bursa atau penyimpanan terpusat, sehingga memaksa pemilik asli yang mungkin ingin tetap anonim untuk membuktikan kepemilikannya di pengadilan.

Odaily星球日报06/01 08:14

Satoshi Nakamoto Terlibat Gugatan? BTC Senilai $83.7 Miliar Mau Diklaim 'Sah' oleh Orang Lain

Odaily星球日报06/01 08:14

活动图片