Minyak Kembali Menjadi Fokus Utama di On-Chain | Observasi Akhir Pekan TradeXYZ
Akhir pekan ini, ketegangan di Timur Tengah kembali menjadi penggerak utama pasar, terutama untuk minyak. Setelah pengumuman gencatan senjata AS-Iran, insiden dan pernyataan saling mempengaruhi harga.
Pada 19-20 Juni, serangan udara Israel ke Lebanon dan pernyataan militer Iran yang mengancam akan menutup Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah (WTI) naik dari sekitar $76.5 ke level mendekati $79. Namun, pada 22 Juni, suasana membaik setelah pembicaraan tingkat teknis di Swiss dengan mediator Qatar dan Pakistan. Pihak-pihak melaporkan kemajuan positif, menyepakati peta jalan 60 hari untuk kesepakatan akhir, dan menyatakan Iran tidak akan menghalangi pelayaran di Hormuz untuk periode itu. Berita ini membuat harga minyak turun hampir 6% dari titik tertinggi akhir pekan.
Pasar saham AS (S&P 500, XYZ100) relatif datar dengan fluktuasi terbatas, bergerak di sekitar level nol dan pulih setelah melemah sementara. Saham teknologi dan pertumbuhan menunjukkan koreksi kecil.
Di pasar komoditas, emas dan perak menguat, didukung oleh ekspektasi inflasi yang mereda dan melemahnya imbal hasil obligasi AS, bukan sebagai aset safe-haven. Gas alam mencatat kenaikan di tengah berita ledakan di pabrik gas Qatar, meski ada sinyal bahwa pasokan LNG dari negara itu mungkin segera pulih.
marsbit06/22 11:03