Bursa Efek Tokyo Mendesak 270 Perusahaan untuk Menurunkan Ambang Masuk bagi Investor Ritel
Bursa Saham Tokyo telah meminta 270 perusahaan yang terdaftar di bursa untuk mempertimbangkan pemecahan saham. Langkah ini bertujuan menurunkan harga minimum pembelian saham bagi investor ritel. Saat ini, banyak saham di bursa tersebut diperdagangkan dalam lot 100 lembar dengan harga minimal sekitar 500.000 yen (sekitar $3.050) per lot.
Investor individu menginginkan harga investasi yang lebih rendah, di kisaran 100.000 yen per lot. Untuk memfasilitasi investasi skala kecil ini, Bursa Tokyo telah membentuk Kelompok Kerja Promosi Investasi Kecil yang akan mulai bersidang pada Oktober guna merancang langkah-langkah konkret.
Data menunjukkan, dari 276 perusahaan yang memecah saham dalam setahun terakhir hingga 30 Juni, sekitar 70% menargetkan harga lot ratusan ribu yen. Sebelum pemecahan, 45% perusahaan dalam grup itu memiliki lot seharga 500.000 yen atau lebih. Setelah pemecahan, angkanya turun drastis menjadi hanya 2%. Secara keseluruhan, 762 perusahaan telah memutuskan untuk melakukan stock split sejak permintaan serupa dari Bursa Tokyo pada Oktober 2022.
Beberapa perusahaan, seperti Tokyo Electron dan Organo, sudah menjadwalkan pemecahan saham pada 1 Oktober mendatang, yang akan secara signifikan menurunkan harga per lot saham mereka.
cryptonews.ru4j yang lalu