Tiger Research: Operator Risiko On-Chain, Kesenjangan Pasar antara 147 Triliun dan 70 Miliar
Laporan oleh Tiger Research ini membahas pergeseran kekuasaan dalam sektor pinjaman keuangan terdesentralisasi (DeFi) dari protokol ke "risk operators" atau operator risiko profesional yang mengendalikan keputusan manajemen risiko.
**Poin Utama:**
* Era dominasi penuh oleh protokol dan komunitas di DeFi telah berakhir, digantikan oleh peran manajer aset baru.
* Industri masih muda, tetapi modal dan sumber daya sudah terkonsentrasi di tim operator risiko teratas, dengan rekam jejak praktis menjadi tolok ukur utama.
* Ada tiga jalur utama untuk memasuki industri: **distribusi saluran** (menggunakan tim operator sebagai pendukung backend), **penyediaan aset** (membawa aset dunia nyata ke blockchain), dan **operasi mandiri** (membangun tim operator risiko sendiri).
* Pilihan jalur menentukan tingkat kendali, kemampuan inti yang dibutuhkan, dan risiko yang dihadapi.
* Keputusan kritis bukanlah *apakah* masuk ke DeFi, tetapi *bagaimana* membagi tanggung jawab dan kewenangan manajemen risiko antara pihak eksternal dan internal.
**Perkembangan & Kondisi Industri:**
Protokol pinjaman awal seperti Aave dan Compound menyatukan infrastruktur dan standar risiko. Kemunculan Morpho dengan arsitektur vault modular memisahkan infrastruktur dan otoritas risiko, mengubah "operator risiko" dari pengelola parameter global menjadi pengelola aset mandiri yang mengoperasikan vault pinjaman khusus.
Pada Mei 2026, total aset yang dikelola (TVL) sektor operator risiko mencapai $70 miliar, dengan tiga tim teratas (Steakhouse, Sentora, Gauntlet) menguasai 70% pasar. Persaingan kini berfokus pada standar penerimaan agunan, saluran distribusi modal, dan kemampuan penanganan risiko.
**Struktur yang Menyerupai Manajemen Aset Tradisional:**
DeFi kini mereplikasi alur kerja manajemen aset tradisional:
1. **Lapisan Distribusi/Perolehan Modal:** Pertukaran terpusat (CEX) dan platform sebagai saluran masuk modal.
2. **Lapisan Strategi & Manajemen Risiko:** Operator risiko DeFi berfungsi seperti manajer portofolio dan komite risiko.
3. **Lapisan Produk & Kustodian:** Vault sebagai produk investasi dan protokol pinjaman sebagai infrastruktur penyelesaian.
**Peluang dan Pilihan bagi Lembaga:**
Bagi lembaga tradisional, lapisan strategi/manajemen risiko adalah titik masuk terbaik karena memanfaatkan keahlian inti mereka dalam penilaian risiko tanpa memerlukan pengembangan teknologi blockchain yang mendalam.
**Kesenjangan Besar dan Masa Depan:**
Industri manajemen aset tradisional bernilai $147 triliun, sementara total TVL DeFi hanya $800 miliar, dan sektor operator risikonya hanya $70 miliar. Kesenjangan besar ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang masif. Begitu kerangka risiko dan regulasi matang, aliran modal kecil dari pasar tradisional dapat mendorong pertumbuhan eksponensial di DeFi. Tim yang membangun fondasi dan aturan industri awal akan memiliki keunggulan dan kekuatan penetapan standar yang signifikan.
marsbit2 hari yang lalu 07:44