Seperti Apa DeFi yang Diinginkan Wall Street?
Artikel ini membahas bagaimana DeFi (Keuangan Terdesentralisasi) berevolusi untuk memenuhi kebutuhan institusi keuangan seperti Wall Street. Fokusnya bergeser dari sekadar tokenisasi aset (seperti obligasi atau saham digital) ke financialisasi pendapatan, di mana pendapatan dari aset dapat diprogram, dibongkar, dan dilindungi nilainya. Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam Total Value Locked (TVL) DeFi, didorong oleh dana institusi dan aset dunia nyata (RWA), bukan spekulasi retail.
Protokol seperti Aave Horizon, Maple Finance, dan Centrifuge memungkinkan institusi menggunakan aset tokenisasi sebagai jaminan untuk pinjaman stablecoin, menciptakan siklus reinvestasi yang efisien. Pendapatan dapat dipisahkan menjadi Token Pokok (PT) dan Token Pendapatan (YT) untuk memungkinkan lindung nilai risiko suku bunga, seperti yang diimplementasikan oleh Pendle Finance.
Namun, tantangan utama tetap ada pada privasi (posisi dan titik likuidasi institusi terbuka di blockchain publik) dan kepatuhan (KYC, screening sanksi, audit). Solusi seperti zero-knowledge proof dan modul kepatuhan yang tertanam dalam protokol dianggap kunci untuk adopsi institusi yang lebih luas. Kesimpulannya, Wall Street menginginkan DeFi yang terintegrasi dengan infrastruktur global, dapat memprogram ulang modal dan imbal hasil, serta menyeimbangkan privasi dengan regulasi.
marsbit04/02 10:35