# Artikel Terkait Identitas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Identitas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Wawancara Eksklusif dengan FinAI: Perintis Tata Kelola di Era Ekonomi Agent

Wawancara dengan FinAI: Perintis Tata Kelola di Era Ekonomi Agent Perkembangan AI beralih dari "kecerdasan alat" ke "kecerdasan otonom." Di masa depan, AI Agent akan berperan sebagai partisipan ekonomi mandiri, menangani tugas seperti pemesanan tiket, penelitian investasi, dan transaksi komersial. Namun, tantangan muncul: bagaimana membangun tata kelola ekonomi antar-Agent? FinAI, startup AI yang didukung investor blockchain terkemuka, berfokus pada tiga infrastruktur inti: 1. **Kemampuan Pembayaran**: Menggunakan protokol x402 untuk menyediakan pembayaran mikro real-time antar-Agent. 2. **Sistem Identitas**: Menerapkan ERC-8004 dan konsep KYA (Know Your Agent) untuk verifikasi identitas dan keamanan. 3. **Sistem Kredit**: Membangun reputasi berbasis riwayat transaksi dan kinerja Agent. Layanan FinAI ditawarkan via API/Skill untuk pengembang Web2 dan pengguna Web3, dengan model berlangganan dan bagi hasil transaksi rendah. Perusahaan telah menyelesaikan pembayaran otonom pertamanya pada 2026 dan menargetkan profitabilitas tahun ini. FinAI memilih teknologi Web3 (seperti stablecoin) untuk efisiensi biaya (1/300 dari sistem tradisional) dan kecepatan penyelesaian (2-3 detik). Dengan pendekatan "Agent-friendly," mereka mengoptimalkan antarmuka untuk integrasi mudah. Keunggulan finisih pertama dalam menyediakan solusi terpadu menjadi kunci memimpin pasar ekonomi Agent yang sedang berkembang.

Odaily星球日报03/12 11:36

Wawancara Eksklusif dengan FinAI: Perintis Tata Kelola di Era Ekonomi Agent

Odaily星球日报03/12 11:36

Agen AI Anda Secara Diam-diam Mengubah Aturan Internet

Agen AI (AI Agents) secara diam-diam mengubah internet dengan meningkatkan produktivitas dalam tugas seperti membersihkan kotak masuk, menjadwalkan rapat, dan menangani tiket dukungan. Pada 2025, lalu lintas otomatis diproyeksikan mencapai 51% dari total aktivitas web, dengan pertumbuhan 4.700% dalam lalu lintas berbasis AI di situs ritel AS. Namun, kepercayaan pada agen otonom turun dari 43% menjadi 22% dalam setahun karena masalah keamanan. Infrastruktur yang ada tidak siap untuk mengelola agen ini, sehingga muncul protokol baru seperti x402 dan standar identitas untuk transaksi mesin. Tantangan utama meliputi: 1. **Discoverability**: Internet dirancang untuk manusia, bukan mesin. Agen menghabiskan banyak sumber daya untuk memproses HTML yang berantakan. Konsep Agent-Oriented Discoverability (AEO) menjadi kunci agar layanan dapat ditemukan dan dipahami mesin. 2. **Identitas**: Agen memerlukan identitas yang diverifikasi melalui kriptografi, otoritas delegasi, dan keterkaitan dunia nyata. Standar seperti ERC-8004 dan protokol seperti Visa's Trusted Agent Protocol memungkinkan verifikasi ini. Regulasi seperti Colorado AI Act mulai diterapkan untuk akuntabilitas. 3. **Reputasi**: Untuk membuktikan kinerja, metode seperti TEEs, ZKML, dan restake security digunakan. Reputasi agen dicatat secara portabel di sistem seperti Ethereum Attestation Service dan melalui arena kompetitif yang memberikan peringkat kinerja. Kesimpulannya, ekonomi agen memerlukan discoverability, identitas, dan reputasi untuk beroperasi secara efektif dan aman.

比推03/05 19:19

Agen AI Anda Secara Diam-diam Mengubah Aturan Internet

比推03/05 19:19

Membangun AI Agent Tanpa Kepercayaan: Panduan Audit Keamanan ERC-8004

Dengan standar ERC-8004 (Trustless Agents) yang kini aktif di mainnet Ethereum, ekosistem AI Agent memasuki fase baru yang terverifikasi dan tanpa kepercayaan (trustless). Standar ini menyediakan sistem identitas on-chain melalui tiga registri inti: **Registri Identitas**, **Registri Reputasi**, dan **Registri Validasi**. **Registri Identitas** berbasis ERC-721 memberikan ID unik (AgentID) untuk setiap agen, yang tertaut ke file JSON off-chain berisi info dasar, endpoint layanan, dan kemampuan agen. Poin audit kritis meliputi kontrol akses untuk memperbarui URI, penggunaan penyimpanan terdesentralisasi (seperti IPFS), dan validasi tanda tangan kriptografi untuk kepemilikan domain guna mencegah serangan phishing. **Registri Reputasi** memungkinkan pemberian umpan balik on-chain. Untuk mencegah serangan Sybil, umpan balik harus disertai dengan bukti pembayaran (paymentProof), seperti hash transaksi. Poin audit berfokus pada validasi proof of payment, penanganan rentang skor, dan algoritma agregasi off-chain yang tahan manipulasi. **Registri Validasi** memungkinkan agen membuktikan keandalan mereka melalui tiga model: 1) **Validasi Ekonomi Kripto** dengan staking aset yang dapat dikenakan denda (slashing) berdasarkan bukti penipuan; 2) **Validasi TEE** menggunakan lingkungan eksekusi tepercaya dengan bukti hardware; dan 3) **Validasi zkML** yang menggunakan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof) untuk memverifikasi output model AI. Audit untuk setiap model memeriksa hal seperti periode pengajuan bukti penipuan, validasi bukti TEE, dan integrasi library verifikasi zk yang aman. Secara keseluruhan, keamanan tiga registri ini sangat penting untuk mewujudkan janji "trustless" dari ERC-8004 dan membangun fondasi yang aman untuk masa depan agen otonom. Audit yang komprehensif sangat diperlukan untuk memitigasi risiko dan memastikan interoperabilitas yang kompleks.

marsbit03/05 09:14

Membangun AI Agent Tanpa Kepercayaan: Panduan Audit Keamanan ERC-8004

marsbit03/05 09:14

活动图片