Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia untuk Penambangan Kripto? Klaim Putin Soal Minat AS
Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa Amerika Serikat tertarik menggunakan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia untuk penambangan cryptocurrency. Pembangkit nuklir terbesar di Eropa ini ditangkap oleh pasukan Rusia pada 2022 dan telah berhenti beroperasi. Putin menyatakan hal ini dalam pertemuan dengan para pebisnis besar pada Malam Natal.
Meski dilaporkan ada negosiasi antara AS dan Rusia mengenai kontrol bersama pembangkit tersebut, restart operasi tidaklah mudah. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menegaskan bahwa keenam reaktor tidak dapat dihidupkan kembali selama konflik militer masih berlangsung, yang membahayakan keamanan nuklir.
Bitcoin, sebagai contoh penambangan crypto yang intensif energi, telah mengalami ekspansi hashrate yang signifikan. Namun, masa depan penggunaan PLTN Zaporizhzhia untuk penambangan crypto atau tujuan lainnya masih belum pasti. Sementara itu, harga Bitcoin diperdagangkan di sekitar $88.600.
bitcoinist12/27 04:12