Emas dan Perak Alami 'Jumat Hitam', Dolar AS Bangkit Kembali!
Pada 30 Januari 2026, pasar keuangan global mengalami gejolak besar dengan harga emas dan perak anjlok secara drastis. Emas spot turun lebih dari 9%, penurunan terburuk sejak 1980-an, sementara perak spot mengalami penurunan satu hari terbesar dalam sejarah, merosot lebih dari 30%. Sebaliknya, Dolar AS (DXY) bangkit dengan kenaikan terbesarnya sejak Juli 2025, naik sekitar 0,9%.
Pemicu utama adalah pengumuman Kevin Warsh sebagai calon ketua Fed baru oleh pemerintahan Trump. Nominasi ini meredakan kekhawatiran atas independensi Fed dan mengubah ekspektasi suku bunga menjadi lebih hawkish, mengurangi daya tarik logam mulia.
Faktor teknis memperburuk situasi: RSI emas mencapai level tertinggi dalam 40 tahun, memicu pelarian likuiditas dan stop-loss besar-besaran. Mata uang komoditas seperti AUD, CHF, dan SEK juga terpukul.
Prospek ke depan beragam: Citi memprediksi tekanan berkelanjutan pada emas seiring stabilnya geopolitik dan kebijakan Fed, sementara analis lain yakin fundamental perak tetap kuat untuk jangka panjang. Peristiwa ini menekankan pentingnya manajemen risiko bahkan untuk aset 'safe-haven'.
比推01/31 01:59