「Aplikasi Gemuk」 Sudah Mati, Selamat Datang di Era 「Distribusi Gemuk」
Artikel ini membahas pergeseran paradigma dalam ekosistem crypto dari "fat protocol" (2016) dan "fat application" (2022) menuju era baru "fat distribution" pada 2025. Penulis, Matt, berargumen bahwa aplikasi crypto kini telah menjadi produk terstandarisasi yang dapat digantikan karena inovasi teknis seperti algoritma AMM dan mekanisme likuidasi sudah mencapai titik diminishing returns dan tidak lagi terasa oleh pengguna akhir.
Yang paling dipedulikan pengguna adalah antarmuka yang sudah mereka kenal dan percayai, bukan perbaikan teknis kecil. Akibatnya, aplikasi seperti Aave, Morpho, dan Polymarket kini lebih fokus pada kemitraan B2B, bertransformasi menjadi layanan backend yang disematkan ke dalam produk lain (seperti Robinhood) alih-alih menarik pengguna langsung ke proses on-chain yang rumit.
Kasus Coinbase dan Morpho di Base chain ditampilkan sebagai contoh: meskipun platform lain menawarkan suku bunga lebih baik, Morpho mendominasi karena integrasinya yang mudah dan langsung terlihat oleh pengguna Coinbase.
Kesimpulannya, penghalang kompetitif di masa depan tidak akan dibangun di sekitar likuiditas atau pengalaman pengguna crypto-native, tetapi pada kemampuan distribusi. Platform yang mengontrol lalu lintas pengguna (front-end) akan mengambil porsi nilai yang lebih besar.
marsbit12/19 07:57