Apa kebenaran di balik tokenisasi RWA? 'Lebih banyak gesekan, lebih banyak biaya'
Analis Anndy Lian mengkritik tokenisasi aset dunia nyata (RWA) karena dianggap bertentangan dengan prinsip inti crypto seperti desentralisasi dan minimnya kepercayaan. Menurutnya, praktik ini justru menambah biaya operasional dan friksi dengan memperkenalkan perantara baru seperti penyedia custodi dan lapisan asuransi. Namun, di sisi lain, raksasa keuangan seperti BlackRock dan Robinhood terus mengembangkan produk RWA, menunjukkan keyakinan akan potensi manfaatnya. Pasar RWA global telah mencapai $26 miliar dengan pertumbuhan pengguna yang signifikan. Tokenisasi dinilai dapat mendemokratisasi akses ke pasar keuangan dan menyediakan perdagangan 24/7, yang terbukti berguna selama ketegangan geopolitik baru-baru ini ketika platform seperti Hyperliquid berfungsi sebagai tempat penemuan harga. Meskipun ada kekurangan, tren RWA diprediksi akan terus berkembang dengan mengatasi risiko yang ada.
ambcrypto03/04 03:05