# Artikel Terkait Digital

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Digital", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Billions Network Gandeng Palang Merah Spanyol Luncurkan "Platform Bantuan Digital yang Melindungi Privasi"

Billions Network, bekerja sama dengan Palang Merah Spanyol (Creu Roja) dan perusahaan infrastruktur teknologi BLOOCK, telah meluncurkan platform bantuan digital berbasis blockchain yang melindungi privasi. Platform ini menggantikan proses manual dan berbasis kertas tradisional, memberikan transparansi penuh kepada donor sekaligus melindungi martabat dan privasi penerima bantuan yang rentan. Sistem ini mendigitalkan seluruh siklus bantuan dari donasi hingga distribusi, menciptakan jejak audit yang tidak dapat diubah. Tanpa merekam informasi identitas penerima, platform ini memverifikasi kelayakan dan efektivitas bantuan. Penerima dapat menerima kredit bantuan digital melalui dompet ponsel mereka, yang dapat digunakan di merchant lokal dengan memindai kode QR, menghindari stigma dari penggunaan "kartu bantuan". Francisco López Romero dari Palang Merah Spanyol menekankan bahwa sistem ini memastikan donor dapat memverifikasi dampak donasi mereka sambil melindungi privasi penerima. Lluís Llibre dari BLOOCK menyoroti keamanan sistem dengan bukti kriptografi yang tidak menyertakan data pribadi. Evin McMullen dari Billions Network menyatakan ini adalah sistem kredensial, bukan sistem pengawasan, di mana individu memiliki dan mengendalikan data mereka sendiri. Proyek ini menjadi contoh nilai sosial blockchain yang menyelesaikan masalah transparansi dan penyalahgunaan data dalam bantuan kemanusiaan.

marsbit02/06 03:35

Billions Network Gandeng Palang Merah Spanyol Luncurkan "Platform Bantuan Digital yang Melindungi Privasi"

marsbit02/06 03:35

Waterdrip Capital: BTC di Tangan Kiri, Kekuatan Komputasi AI di Tangan Kanan — Emas dan Minyak di Era Digital-Intelektual

Waterdrip Capital menganalisis era "Digital Intelligence" yang baru, di mana AI dan Bitcoin (BTC) memainkan peran sentral. AI digambarkan sebagai "minyak baru" yang mendorong produktivitas melalui komputasi, sementara BTC berfungsi sebagai "emas digital" yang menjadi penyimpan nilai berbasis energi. Tahun 2025 ditandai oleh volatilitas pasar yang tinggi, kebijakan perdagangan Trump, dan lonjakan harga emas, namun konsensus industri tentang komputasi AI terus menguat. Raksasa teknologi seperti NVIDIA, Microsoft, Amazon, dan Google berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur AI, dengan xAI Musk membangun pusat data berskala besar. AI tidak hanya mengubah efisiensi bisnis tetapi juga mengganggu lapangan kerja, terutama posisi entry-level. Laporan Goldman Sachs menyoroti empat tahap investasi AI, dengan fokus saat ini pada transisi dari infrastruktur ke aplikasi. Permintaan listrik untuk pusat data diproyeksikan melonjak, dan pasar AI generatif diperkirakan mencapai $1,3 triliun pada 2032. Undang-Undang GENIUS AS melegalkan stablecoin dan membuka jalan bagi aset dunia nyata (RWA) yang terdigitalisasi, termasuk komputasi AI sebagai aset yang dapat diperdagangkan. Penyedia layanan cloud seperti Hyperscalers (Microsoft, AWS, Google, Meta, xAI) dan NeoCloud (CoreWeave, Nebius) bersaing dalam menyediakan infrastruktur komputasi yang fleksibel. Perusahaan dengan latar belakang penambangan BTC unggul dalam mengelola infrastruktur AI berkat pengalaman mereka dalam mengoptimalkan energi dan perangkat keras. Masa depan akan melihat komputasi AI yang terhubung dengan blockchain sebagai aset RWA, menciptakan pasar likuiditas baru dan memperkuat simbiosis antara produktivitas (AI) dan penyimpan nilai (BTC).

比推01/08 18:12

Waterdrip Capital: BTC di Tangan Kiri, Kekuatan Komputasi AI di Tangan Kanan — Emas dan Minyak di Era Digital-Intelektual

比推01/08 18:12

活动图片