# Artikel Terkait DeFi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "DeFi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Modal Baru Hanya Memanjakan 'Old-School Altcoin'

Investasi kripto terus berkembang dengan ratusan token baru yang diluncurkan setiap tahun. Namun, pasar semakin selektif. Dominasi Bitcoin mencapai 65%, level tertinggi sejak 2021, sementara stablecoin dan derivatif on-chain kini mencakup 12.5% dari total kapitalisasi pasar. Akibatnya, altcoin menghadapi tekanan ganda: jumlah token bertambah, tetapi pangsa pasar keseluruhan menyusut. Laporan ini mengungkap pergeseran struktural menuju konsentrasi modal. Kapital terkonsentrasi pada aset yang lebih besar, matang, dan likuid, dengan 10 altcoin teratas menguasai 82% pangsa pasar altcoin (naik dari 64% di 2021). Jumlah altcoin dengan kapitalisasi pasar di atas $1 miliar juga berkurang dari 105 menjadi sekitar 58, menunjukkan penurunan "token yang dapat diinvestasikan". Kinerja imbal hasil juga mencerminkan tren ini. Sejak 2023, aset berkapitalisasi besar (`large-cap`) menghasilkan return sekitar 365%, jauh melampaui mid-cap (70%) dan small-cap (55%). Ini menandakan bahwa pasar sekarang lebih memilih aset dengan likuiditas tinggi dan fundamental kuat. Kesimpulannya, meski jumlah aset bertambah, modal terkonsentrasi pada Bitcoin, stablecoin, dan infrastruktur DeFi. Likuiditas dan skala menjadi lebih krusial, membuat altcoin harus berjuang untuk menarik modal jangka panjang. Meski "altseason" baru masih mungkin terjadi, keuntungan akan lebih terpusat dan pilihan modal lebih selektif daripada siklus sebelumnya.

marsbit01/21 08:51

Modal Baru Hanya Memanjakan 'Old-School Altcoin'

marsbit01/21 08:51

Kebangkitan dan Masa Depan Perp DEX: Sebuah Revolusi Struktural dalam Derivatif On-Chain

Kebangkitan Perpetual DEX (Perp DEX) menandai pergeseran signifikan dalam ekosistem crypto, di mana perdagangan derivatif mulai bermigrasi dari pertukaran terpusat (CEX) ke lingkungan terdesentralisasi. Didorong oleh peningkatan infrastruktur seperti Layer 2, oracle yang lebih andal, serta krisis kepercayaan terhadap CEX, Perp DEX telah berevolusi dari produk eksperimental menjadi inti aliran kas DeFi. Kontrak perpetual cocok untuk DeFi karena strukturnya sederhana, tanpa tanggal kedaluwarsa, dan frekuensi perdagangan tinggi. Perp DEX tidak hanya meniru CEX, tetapi mengubah logika perdagangan derivatif dengan model kepercayaan yang transparan, penetapan risiko yang terverifikasi, dan distribusi pendapatan yang lebih adil kepada pengguna. Mekanisme intinya melibatkan model seperti vAMM dan orderbook, dengan penyedia likuiditas (LP) yang mengambil risiko. Faktor penentu kesuksesan termasuk kedalaman likuiditas, keamanan oracle, dan kemampuan mempertahankan trader profesional. Data menunjukkan konsentrasi volume dan pendapatan di platform seperti Hyperliquid, yang menggunakan L1 khusus untuk kinerja tinggi. Tren ke depan mencakup peningkatan efisiensi, adopsi AppChain khusus, integrasi dengan produk keuangan tradisional, dan pengelolaan risiko yang lebih ketat. Kesimpulannya, Perp DEX adalah infrastruktur penting bagi DeFi yang mendemokratisasikan derivatif, mengalihkan kontrol dan manfaat dari institusi terpusat kepada pengguna. Masa depan akan ditentukan oleh protokol yang menawarkan efisiensi, stabilitas, dan integritas risiko terbaik.

marsbit01/21 07:51

Kebangkitan dan Masa Depan Perp DEX: Sebuah Revolusi Struktural dalam Derivatif On-Chain

marsbit01/21 07:51

活动图片