# Artikel Terkait Desentralisasi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Desentralisasi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Mengapa 85% Peluncuran Token Berakhir Menjadi 'Pemakaman' yang Mahal?

Sebuah analisis dari Arrakis Research mengungkapkan bahwa 85% peluncuran token pada tahun 2025 berakhir dengan kerugian, menunjukkan bahwa kegagalan ini adalah masalah desain, bukan kondisi pasar. Hanya 15% proyek yang berhasil, dan itu karena persiapan metodis yang dapat direplikasi. Kunci masalahnya adalah tekanan jual (seperti gravitasi) yang harus diatasi dengan permintaan nyata. Sumber tekanan jual termasuk penerima airdrop (80% menjual dalam 24 jam), bursa yang mencairkan token, dan market maker yang melakukan lindung nilai. Kesalahan fatal adalah Valuasi Tercairkan Sepenuhnya (FDV) yang terlalu tinggi. Token dengan FDV di atas $1 miliar pada peluncuran mengalami penurunan median 81%, dan 100% darinya berkinerja buruk. Sebaliknya, FDV yang lebih rendah memberi ruang untuk apresiasi harga. Empat pilar kesuksesan diidentifikasi: 1. **Sybil Resistance:** Menyaring alamat 'Sybil' (pencari airdrop) sebelum airdrop, seperti yang dilakukan LayerZero, secara signifikan mengurangi tekanan jual awal. 2. **Airdrop Berbasis Pendapatan:** Memperlakukan airdrop sebagai biaya akuisisi pelanggan berdasarkan biaya yang dibayarkan pengguna kepada protokol. 3. **Infrastruktur Siap Pakai:** Fitur seperti staking dan governance harus aktif segera pada hari peluncuran untuk memberikan utilitas dan mencegah penjualan. Solusi custodial yang memadai juga penting untuk investor institusional. 4. **Memilih Market Maker yang Tepat:** Market maker memberikan likuiditas, bukan permintaan. Model "engagement" lebih disukai daripada model "pinjaman" yang dapat menciptakan konflik kepentingan. Tujuan akhirnya adalah desentralisasi yang nyata dalam pengembangan, governance, alokasi nilai, dan saluran partisipasi. Intinya, peluncuran token adalah tentang menyiapkan infrastruktur yang kuat, bukan sekadar acara pemasaran. Permintaan nyata untuk token harus berasal dari utilitas protokol yang mendasarinya.

marsbit02/24 09:25

Mengapa 85% Peluncuran Token Berakhir Menjadi 'Pemakaman' yang Mahal?

marsbit02/24 09:25

Kebangkitan Layer 3: Bagaimana Lapisan Khusus Aplikasi Mendorong Inovasi DeFi yang Spesialis

Munculnya Lapisan 3 (L3) dalam blockchain mengubah cara kerja ekosistem DeFi dengan menawarkan lapisan eksekusi khusus yang modular. Berbeda dengan L1 (untuk keamanan) dan L2 (untuk kecepatan), L3 berfungsi seperti jalur kereta api paralel yang mengangkut "kargo" blockchain seperti likuiditas dan data, tanpa mengganggu pengalaman pengguna di lapisan dasar. L3 sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan logika kompleks dan intensif sumber daya, terutama dalam perdagangan aset digital. Dengan menangani operasi seperti perdagangan futures, likuidasi, dan pemantauan risiko, L3 memungkinkan pertukaran terdesentralisasi (DEX) menawarkan pengalaman setara dengan pertukaran terpusat (CEX) tanpa mengorbankan desentralisasi. Proyek seperti Orbs menunjukkan bagaimana L3 beroperasi dengan menyediakan infrastruktur perdagangan derivatif yang canggih sebagai modul plug-and-play untuk berbagai jaringan, termasuk Sei dan Monad. Hal ini memungkinkan DEX meluncurkan platform perdagangan dengan cepat tanpa harus membangun semua komponen dari nol. Keunggulan utama L3 adalah kemampuannya meningkatkan skalabilitas tanpa mengorbankan desentralisasi, karena logika eksekusi yang kompleks dipindahkan ke L3, sementara penyelesaian transaksi tetap aman di L1/L2. Selain itu, L3 mendukung komposabilitas yang memungkinkan penggabungan fitur dan likuiditas dari berbagai sumber, sehingga memperkaya inovasi dan efisiensi di ekosistem DeFi.

TheNewsCrypto02/17 05:28

Kebangkitan Layer 3: Bagaimana Lapisan Khusus Aplikasi Mendorong Inovasi DeFi yang Spesialis

TheNewsCrypto02/17 05:28

Psy Protocol Mencapai 521.000 TPS di Jaringan Proof-of-Work yang Beroperasi Nyata dan Menawarkan Hadiah $100.000 bagi yang Dapat Membuktikan Hasilnya Tidak Valid

Psy Protocol mengumumkan telah mencapai 521.000 TPS dalam jaringan Proof-of-Work yang berjalan secara real dan terverifikasi di chain, tanpa mengorbankan desentralisasi, keamanan, atau privasi. Hasil ini diumumkan bersamaan dengan penawaran hadiah $100.000 bagi siapa saja yang dapat membuktikan ketidakabsahan hasil tersebut. Pengujian dilakukan menggunakan ribuan instance Google Cloud untuk mensimulasikan lingkungan berskala internet. Setiap transaksi didukung oleh bukti kriptografi, dan data lengkapnya telah dipublikasikan untuk verifikasi independen. Arsitektur Psy Protocol memanfaatkan empat komponen kunci: PARTH (arsitektur keadaan paralel), pembuatan bukti di sisi klien, bukti pengetahuan nol (ZK) rekursif, dan penskalaan horizontal melalui "Realms". Pendekatan ini memungkinkan throughput tinggi tanpa hambatan arsitektural tetap. Hasil sebesar 521.000 TPS dianggap sebagai "baseline" untuk ekonomi mesin-native masa depan, yang akan didorong oleh transaksi berkecepatan tinggi dari agen AI otonom. Aplikasi yang layak pada skala ini termasuk pembayaran frekuensi tinggi, pasar dengan penyelesaian terus-menerus, dan kolaborasi padat antar agen AI. Semua data uji dan metode verifikasi telah dibuat open-source dan dapat diverifikasi bahkan pada perangkat keras konsumen seperti Raspberry Pi.

marsbit02/14 10:05

Psy Protocol Mencapai 521.000 TPS di Jaringan Proof-of-Work yang Beroperasi Nyata dan Menawarkan Hadiah $100.000 bagi yang Dapat Membuktikan Hasilnya Tidak Valid

marsbit02/14 10:05

活动图片