Akankah AS Memanfaatkan Teknologi Kripto untuk Mengatasi Krisis Utang 37 Triliun Dolar?
Rusia mengklaim bahwa AS berencana menggunakan cryptocurrency dan stablecoin untuk mendevaluasi utang nasionalnya sebesar $37 triliun secara diam-diam. Menurut penasihat Putin, Anton Kobyakov, AS ingin memindahkan utangnya ke dalam "cloud crypto" agar negara lain menanggung bebannya.
Mekanisme devaluasi utang ini sebenarnya sudah lama digunakan AS melalui inflasi—mencetak uang baru sehingga nilai utang menurun meski nominalnya tetap. Stablecoin (seperti USDT/USDC) yang didukung aset AS (obligasi pemerintah) memungkinkan AS "mengekspor" inflasi ke seluruh dunia, karena kerugian dirasakan oleh semua pemegang stablecoin secara global.
Namun, skema ini bergantung pada kepercayaan bahwa cadangan stablecoin benar-benar didukung 1:1 oleh dolar AS—yang tidak dapat diverifikasi sepenuhnya oleh pihak luar. Sejarah menunjukkan AS dapat mengubah aturan sewaktu-waktu, seperti saat Nixon menghentikan konversi dolar ke emas pada 1971.
AS mungkin tidak langsung menerapkan strategi ini secara terbuka, tetapi melalui perusahaan swasta (seperti MicroStrategy yang mengakumulasi Bitcoin) atau dengan mengizinkan korporasi besar (seperti Apple/Meta) menerbitkan stablecoin. Pendekatan tidak langsung ini memungkinkan AS menguji sistem digital aset sebelum mengadopsinya secara resmi.
比推12/25 15:07