Penipuan Besar-besaran, 'Laboratorium Misterius' yang Menduduki Peringkat Global Semalaman, Ternyata Palsu
Tanggal 18 Juli, komunitas AI digegerkan oleh kemunculan mendadak "Basalt Labs", sebuah laboratorium AI misterius asal Tiongkok. Mereka mengumumkan model Monolith-1.0 yang diklaim sebagai nomor satu di dunia, dengan parameter 1,6 triliun dan skor hampir sempurna di berbagai benchmark seperti HLE (99,44%) serta GPQA Diamond. Publikasi ini langsung viral.
Namun, keraguan muncul. File model di Hugging Face ternyata berisi potongan berat yang identik, diduga dibuat dari replikasi model Qwen2.5-7B. Demo web yang lancar pun terbukti mengakses API DeepSeek secara tersembunyi. Sebuah prompt sistem yang berhasil dibocorkan menginstruksikan model untuk selalu menyebut dirinya Monolith-1.0 dan menyangkal model dasar apa pun.
Pembuatnya, Max Scherf, akhirnya mengakui ini adalah eksperimen sosial. Ia mengungkapkan caranya: melakukan fine-tuning pada model Qwen2.5-7B dengan jawaban dari dataset benchmark publik untuk "mencetak" skor tinggi, membuat situs web dan makalah palsu yang terlihat profesional, serta melancarkan kampanye viral. Ratusan ribu orang, termasuk pakar industri, sempat mempercayainya.
Scherf menyoroti budaya industri AI yang terlalu terpaku pada skor benchmark, parameter besar, dan penampilan luar, tanpa pemeriksaan mendalam. Ironisnya, dalam penipuan ini, model AI Tiongkok (Qwen dan DeepSeek) yang menjadi fondasinya terbukti cukup kuat sehingga mampu menciptakan ilusi model "terhebat di dunia" bagi banyak pengguna.
marsbit07/20 02:52