# Artikel Terkait Kredibilitas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kredibilitas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Teka-teki Greenspan Muncul Kembali, Walsh Mungkin Akan Tukar Kenaikan Suku Bunga dengan Penurunan Suku Bunga Jangka Panjang?

Kebingungan Greenspan Kembali Terulang: Apakah Walsh Akan Mengorbankan Kenaikan Suku Bunga untuk Menurunkan Suku Bunga Jangka Panjang? Ketua baru Fed, Walsh, menghadapi dilema kebijakan: kenaikan suku bunga justru berpotensi menekan suku bunga jangka panjang, terutama untuk pinjaman hipotek. Ini sesuai dengan tujuan pemerintahan Trump. Meskipun probabilitas kenaikan suku bunga di pertemuan Fed pekan ini tidak tinggi (sekitar 38%), logika ini mulai beredar. Logika dasarnya adalah bahwa kenaikan suku bunga jangka pendek dapat memperkuat kredibilitas Fed dalam memerangi inflasi, sehingga mengurangi premi inflasi yang tertanam dalam suku bunga jangka panjang. Logika ini bukan hal baru. Mantan Ketua Fed Alan Greenspan pernah mengalami "kebingungan" serupa pada 2004: Fed menaikkan suku bunga acuan, tetapi suku bunga obligasi jangka panjang dan suku bunga hipotek justru turun. Ini mencerminkan mekanisme penetapan harga pasar yang antisipatif: setiap kenaikan suku bunga memperkuat keyakinan investor terhadap komitmen bank sentral, sehingga menekan suku bunga jangka panjang. Menteri Keuangan Bessent dan Trump memang berfokus pada penurunan suku bunga jangka panjang. Setelah menggantikan Powell pada Mei, Walsh secara konsisten menunjukkan sikap hawkish (keras) untuk membangun kredibilitasnya. Dalam sidang Senat, ia menegaskan kemandiriannya. Sikap kerasnya bahkan menyebabkan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun AS, sebuah miniatur ulangan "kebingungan Greenspan". Secara historis, banyak ketua Fed baru memulai dengan sikap hawkish untuk membangun kredibilitas. Namun, ada kendala praktis: tekanan inflasi terbaru mereda, Walsh sedang meninjau operasi Fed, dan ia hanya memiliki satu suara di komite kebijakan. Meskipun kenaikan suku bunga mungkin tidak terjadi pekan ini, pandangan pasar adalah bahwa Walsh secara sistematis memperkuat kredibilitas anti-inflasinya. Hal ini sendiri mungkin merupakan prasyarat terkuat untuk menurunkan suku bunga jangka panjang yang diinginkan pemerintahan.

marsbit2 hari yang lalu 16:24

Teka-teki Greenspan Muncul Kembali, Walsh Mungkin Akan Tukar Kenaikan Suku Bunga dengan Penurunan Suku Bunga Jangka Panjang?

marsbit2 hari yang lalu 16:24

Dari Target $150 hingga Jual Habis HYPE Hanya dalam Tiga Hari, Berapa Sisa Kredibilitas Arthur Hayes?

Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, kembali menjadi sorotan setelah melakukan serangkaian aksi jual aset kripto secara tiba-tiba. Ia sebelumnya dengan vokal memprediksi harga token HYPE akan mencapai $150, bahkan bertaruh $100.000 terkait hal ini. Namun, hanya dalam tiga hari, dia mengumumkan telah melikuidasi seluruh posisi HYPE dan NEAR. Harga HYPE pun anjlok lebih dari 13.6%. Hayes juga melakukan pola serupa dengan Worldcoin (WLD). Pada 3 Juni, dia mengungkapkan target harga WLD $10, mendorong kenaikan harga lebih dari 35%. Tiga hari kemudian, dia mengumumkan telah menjual semua WLD-nya, menyebabkan harga jatuh lebih dari 20%. Alasannya adalah pergerakan harga pra-pasar SpaceX yang "tidak biasa". Dalam artikel panjangnya, "Reality Test," Hayes membenarkan keputusannya untuk menjual aset terkait AI dan hanya memegang BTC serta ETH. Dia beralasan bahwa kenaikan biaya energi, IPO perusahaan AI besar, dan potensi perubahan kebijakan politik AS akan membuat gelembung AI pecah. Pola "bicarakan naik, jual diam-diam" ini bukan pertama kalinya. Pada 2025, dia juga mempromosikan HYPE sebelum menjualnya di puncak harga, dan membelinya kembali di titik terendah 2026. Kasus serupa terjadi dengan ETHFI dan ENA. Investor yang mengamati kini memiliki pedoman: jangan langsung percaya perkataan Hayes, tetapi awasi ketat tindakannya. Jangan ikuti membeli dengan gegabah, tapi waspadai sinyal jualnya. Meski dia selalu punya alasan makroekonomi yang terdengar canggih, kredibilitas pasar Hayes terus terkikis oleh aksi-aksinya yang dianggap memanfaatkan pengikut untuk "likuiditas keluar." Ini menjadi cerita "serigala datang" versi kripto, dan reputasinya terancam jika terus berlanjut.

Odaily星球日报06/09 09:58

Dari Target $150 hingga Jual Habis HYPE Hanya dalam Tiga Hari, Berapa Sisa Kredibilitas Arthur Hayes?

Odaily星球日报06/09 09:58

活动图片