AI, Sedang Melenyapkan 'Hiburan Orang Miskin'
AI sedang mengubah industri hiburan digital, terutama gaming, dengan membuatnya semakin mahal dan kurang terjangkau bagi banyak orang. Artikel ini menggambarkan bagaimana harga konsol game seperti PS5 Pro dan Switch 2 terus naik, melanggar pola tradisional "tunggu, harga akan turun". Game AAA seperti GTA6 juga meluncur dengan harga lebih tinggi dan menghapus disk fisik, membatasi opsi berbagi atau menjual kembali.
Penyebab utama tren ini adalah pergeseran sumber daya industri semikonduktor ke arah komputasi AI dan pusat data, yang lebih menguntungkan. Kenaikan biaya produksi perangkat keras, ditambah dengan biaya pengembangan game yang melonjak (mencapai miliaran dolar), mendorong perusahaan untuk beralih ke model bisnis berbasis langganan digital dan menghapus media fisik. Akibatnya, opsi hemat seperti menunggu diskon atau membeli game bekas semakin hilang.
Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di gaming, tetapi juga di layanan streaming musik, video, penyimpanan cloud, dan alat AI—semuanya beralih ke model berlangganan. Era di mana internet membuat hiburan semakin murah tampaknya berakhir. Sementara AI menjanjikan efisiensi di masa depan, konsumen kini harus membayar lebih untuk hiburan digital, yang dulunya merupakan "hiburan termurah bagi masyarakat biasa".
marsbit12j yang lalu