Hashrate Global Bitcoin Turun 15% dari Puncak, Apakah Para Penambang Beralih ke AI?
Kekuatan komputasi (hash rate) Bitcoin telah turun sekitar 15% dari puncak Oktober, mencapai sekitar 977 EH/s, menunjukkan penurunan profitabilitas yang memicu pemadaman mesin atau "penyerahan" miner. Penurunan ini telah berlangsung hampir 60 hari, dengan indikator Hash Ribbon mengonfirmasi tekanan jangka pendek pada pasokan Bitcoin.
Profitabilitas pertambangan terus menurun selama lima bulan, dengan pendapatan harian per EH/s turun 7% pada Desember 2025 dan mencapai level terendah sepanjang masa. Biaya listrik break-even untuk miner seperti S19 XP juga turun, mencerminkan memburuknya ekonomi marginal operasi penambangan.
Faktor lain yang memengaruhi termasuk pengawasan regulasi, seperti penutupan tambang di Xinjiang yang menyebabkan 1,3 GW kapasitas offline.
Sebagai respons, banyak perusahaan pertambangan beralih ke pusat data AI, memanfaatkan infrastruktur listrik murah (3-5 sen/kWh) dan bandwidth tinggi. Dua model bisnis utama yang diadopsi adalah penyewaan komputasi awan (seperti IREN dengan Microsoft) dan penyewaan kapasitas listrik (model colocation).
Namun, laporan VanEck menunjukkan bahwa penurunan hash rate bisa menjadi faktor positif, karena secara historis dikaitkan dengan probabilitas yang lebih tinggi (77%) dan imbal hasil rata-rata yang lebih besar (+72%) untuk harga Bitcoin dalam 180 hari ke depan. Tekanan jangka pendek dapat mempercepat konsolidasi industri tanpa menandakan kemunduran jangka panjang.
marsbit01/20 07:11